Kamis, April 23, 2026

BerandaNTBSUMBAWADua Belas Kecamatan Berpotensi Terdampak Kemarau

Dua Belas Kecamatan Berpotensi Terdampak Kemarau

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa, mulai melakukan pendataan terhadap sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak kekeringan. Berdasarkan data 12 kecamatan berpotensi terdampak musim kemarau.

“Kita masih fokus pendataan dan pemetaan dulu untuk wilayah yang berpotensi terdampak kekeringan sementara untuk pendistribusian belum kita lakukan,” kata Kepala Pelaksana BPBD, Muhammad Nurhidayat kepada Suara NTB, Rabu (22/4).

Ia melanjutkan, pola pendistribusian air bersih yang dilakukan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Pasalnya, anggaran yang dimiliki terbatas,sehingga polanya melihat kondisi wilayah yang masuk kategori kritis air bersih.

“Kita distribusi ke wilayah yang kritis dulu, karena anggaran yang kita miliki terbatas. Kalau untuk wilayah yang masih ada air yang bisa dimanfaatkan akan menjadi prioritas lebih lanjut,” ujarnya.

Dayat menyebutkan, berdasarkan data sekitar 12 kecamatan dengan 29 desa serta 73 dusun yang berpotensi terdampak musim kemarau. Sementara, jumlah kepala keluarga (KK) yang terdampak mencapai 8.723 atau sebanyak 34.807 jiwa.

“Data-data tersebut masih akan kita lakukan verifikasi lanjutan di lapangan untuk pengentasan kekeringan yang terjadi nantinya. Terutama kecamatan Lape yang menjadi prioritas utama,” ucapnya.

Disinggung terkait ada atau tidaknya tambahan lokasi terdampak kekeringan, Dayat mengaku hingga saat ini belum ada laporan. Karena beberapa wilayah masih terjadi hujan, sehingga tidak ada tambahan lokasi baru.

“Belum ada lokasi baru yang terdampak kekeringan, karena ada wilayah yang masih ada hujan. Kami pun tetap melakukan pemantauan lebih lanjut untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan,” tukasnya. (ils) 

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO