Giri Menang (Suara NTB) – Peserta terpilih masuk tiga besar seleksi terbuka jabatan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Lombok Barat (Lobar) telah ditetapkan. Dari tiga nama itu, satu orang dari kalangan dosen dan dua orang lainnya dari pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lobar.
Ketua Panitia Seleksi (Pansel), H. Akhmad Saikhu mengeluarkan pengumuman nomor 6/PANSEL-JPTP/IV/2026 tertanggal 22 April tentang hasil seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah. Pengumuman itu berdasarkan Berita Acara Penetapan Hasil Seleksi tiga besar calon terbaik Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Lombok Barat Nomor: 8/BA/PANSEL-JPTP/2026 Tanggal 22 April 2026.
“Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Lombok Barat mengumumkan tiga peserta terbaik sesuai dengan urutan abjad, sebagaimana tercantum pada tabel,” beber H Akhmad Saikhu dalam pengumuman resmi tersebut.
Tiga nama yang lolos tiga besar di antaranya, Dr. H. Ahmad Fathoni, SP., MT., yang merupakan Dosen LLDIKTI Wilayah VIII; I Agus Wirawan Sastra S.STP., M.Si., yang saat ini menjabat Sektretaris BKAD Lobar; dan, M Taufik.,SP.,M.Ling, yang menjabat Sektretaris Dinas Pertanian Lobar.
Selanjutnya, kata Saikhu, peserta wajib melaksanakan pemeriksaan kesehatan lengkap pada Rumah Sakit Umum Daerah Patut Patuh Patju Kabupaten Lombok Barat. Peserta menyerahkan hasil pemeriksaan kesehatan tersebut paling lambat tanggal 24 April 2026 kepada Sekretariat Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Lombok Barat.
Sebelumnya para peserta mengikuti rangkaian tahapan seleksi. Kegiatan ini dilaksanakan secara ketat, transparan, dan objektif guna mendapatkan calon pejabat yang memiliki kompetensi, profesionalisme, serta integritas tinggi. Proses seleksi ini menjadi langkah strategis BKPSDM dalam memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan di daerah.
Tahapan seleksi dirancang secara komprehensif, meliputi verifikasi administrasi, tes kompetensi teknis, penilaian manajerial, hingga wawancara yang bertujuan menguji kemampuan analisis, visi misi, serta kemampuan mengambil keputusan sesuai dengan kebutuhan organisasi. Kepala BKPSDM Kabupaten Lombok Barat menyampaikan bahwa perekrutan JPTP ini sangat krusial karena posisi tersebut memegang peranan strategis dalam memimpin Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan menentukan arah kebijakan pembangunan.
“Kami menekankan pada proses seleksi yang adil dan terbuka. JPTP adalah pemimpin yang akan memegang amanah besar, sehingga mereka harus memiliki kemampuan yang mumpuni, berani mengambil inisiatif, serta memiliki integritas yang tak diragukan,” ujar Kepala BKPSDM.
Lebih lanjut dijelaskan, kandidat yang lolos nantinya diharapkan mampu membawa perubahan positif, meningkatkan kinerja instansi, serta memberikan pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat Lombok Barat.
“Kami mencari orang-orang yang tidak hanya paham aturan, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” tambahnya.
Proses seleksi perekrutan ini berlangsung tertib dan diawasi langsung oleh tim panitia yang independen dan profesional. Diharapkan melalui seleksi yang ketat ini, BKPSDM dapat memperoleh sumber daya manusia terbaik yang mampu mendukung terwujudnya birokrasi yang bersih, efektif, dan berdaya saing. (her)

