Jumat, April 24, 2026

BerandaNTBSUMBAWAKomitmen Kejar Target Capain Air Bersih

Komitmen Kejar Target Capain Air Bersih

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus berupaya mengejar target penyediaan akses air minum masyarakat sebesar 43 persen tahun 2029. Salah satunya dengan melakukan rehabilitasi jaringan yang sudah berumur.
“Realisasi capaian akses air minum kita baru mencapai 12,83 persen pada tahun 2025, dan kita terus berupaya pada tahun 2029 capaian akses air minum mencapai 43 persen,” kata Bupati Sumbawa, Ir. H.Syarafuddin Jarot, Kamis (23/4).

Menurut Bupati, pembangunan dan rehabilitasi SPAM Semongkat merupakan langkah strategis dalam memperluas cakupan layanan air bersih. Rehabilitasi sistem jaringan tersebut, ditargetkan mampu melayani lima kecamatan, yakni Kecamatan Labuhan Badas, Sumbawa, Unter Iwes, Moyo Hilir, dan Moyo Utara.

“Program optimalisasi SPAM ini, kami berharap bisa mempercepat peningkatan akses air minum layak, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan berorientasi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, penyediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus indikator penting dalam meningkatkan derajat kesehatan. Apalagi capaian layanan air minum di Sumbawa saat ini, masih di angka 12,83 persen dari target nasional sebesar 43 persen.
“Kita masih memiliki pekerjaan besar untuk mengejar target tersebut dan kita sudah berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan itu secara bersama-sama,” ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa lanjut Haji Jarot, menyambut baik dukungan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI, yang memiliki peran strategis dalam pelaksanaan program tersebut. Selain untuk menambah jumlah pelanggan baru, optimalisasi SPAM juga diarahkan untuk meningkatkan efisiensi distribusi air. Salah satunya keberadaan pipa kosong.

“Kita berharap dengan adanya perbaikan jaringan ini, seluruh sumber air dapat dimanfaatkan secara optimal dan pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan lebih baik,” jelasnya.
Selain itu, Bupati turut mengisyaratkan rencana penyesuaian tarif air minum sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pihak, khususnya di sekitar lokasi pekerjaan untuk mendukung dan menjaga kelancaran pelaksanaan pembangunan.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif dalam menjaga kelancaran kegiatan ini, demi terwujudnya pelayanan air bersih yang lebih baik bagi kita semua,” harap Bupati.
Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Permukiman (BPBPKP) NTB diwakili PPK Perencanaan, Nurul Ismi Roziana, mengatakan program optimalisasi SPAM ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan air minum. Program ini mencakup rehabilitasi terhadap jaringan pipa yang memiliki kapasitas 3X50 liter per detik.

“Kami berharap dengan rehabilitasi dan optimalisasi tersebut diharapkan mampu melayani sekitar 12 ribu sambungan rumah bagi masyarakat,” ucapnya.

Ia turut menekankan pentingnya pelaksanaan pekerjaan yang mengedepankan ketepatan mutu, waktu, dan biaya, agar seluruh rencana dapat terealisasi dengan baik. Sinergi antar pihak juga dinilai menjadi kunci keberhasilan proyek ini, termasuk dalam memastikan keberlanjutan pemeliharaan pasca konstruksi.

“Kami berharap pemerintah daerah bisa membantu dalam pelaksanaan program ini sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya. (ils)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO