Mataram (Suara NTB) – Wali Kota Mataram, Dr. H. Mohan Roliskana, mengungkapkan akan segera melantik sejumlah pejabat untuk mengisi jabatan kosong di lingkup Pemerintah Kota Mataram pada pekan depan. Jabatan yang akan diisi dalam waktu dekat meliputi Inspektur Inspektorat, Asisten III Sekretariat Daerah (Setda), serta dua posisi camat, yakni Camat Ampenan dan Camat Mataram.
“InsyaAllah minggu depan kita isi dulu jabatan yang tidak melalui asesmen atau seleksi terbuka,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).
Sementara itu, untuk jabatan struktural lainnya yang jumlahnya mencapai sekitar 50 posisi, masih dalam tahap persiapan untuk seleksi terbuka dan asesmen. Jabatan tersebut mencakup eselon II, III, hingga IV.
Mohan menjelaskan, proses pengisian jabatan melalui mekanisme seleksi terbuka membutuhkan waktu yang cukup panjang, termasuk pembentukan panitia seleksi (pansel) serta tahapan administrasi lainnya.
“Masih banyak yang kosong, tetapi pengisiannya tidak bisa dilakukan terburu-buru karena harus melalui proses yang sesuai ketentuan,” jelasnya.
Data Pemkot Mataram mencatat, puluhan jabatan strategis masih belum terisi, di antaranya posisi Asisten III Setda, staf ahli, Inspektur Inspektorat untuk level eselon II, serta beberapa jabatan camat dan lurah yang hingga kini belum memiliki pejabat definitif.
Kekosongan jabatan ini terjadi seiring adanya rotasi dan pelantikan pejabat sebelumnya. Seperti diketahui, Asisten III Setda Kota Mataram, Hj. Baiq Nelly Kusumawati Ma’ruf, telah dilantik menjadi Wakil Direktur Perencanaan dan Keuangan RSUD Provinsi NTB. Selain itu, Camat Mataram Budi Wartono kini menjabat sebagai Kepala Pelaksana BPBD, sedangkan Camat Ampenan Muzakkir Walad dilantik menjadi Kepala Dinas Sosial Kota Mataram.
Bahkan, dalam pelantikan yang direncanakan pekan depan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram, H. Mansur, disebut akan dilantik sebagai Inspektur Inspektorat. Hal ini dipastikan akan kembali menambah jumlah jabatan kosong, khususnya pada posisi Kepala Dinas Dukcapil.
Dengan kondisi tersebut, Pemkot Mataram menegaskan pengisian jabatan akan dilakukan secara selektif dan bertahap guna menjaga kualitas tata kelola pemerintahan tetap optimal. (pan)

