Mataram (Suara NTB) – Pemerintah Provinsi NTB memastikan proses pengisian jajaran direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Gerbang NTB Emas (GNE) tinggal menunggu tahapan akhir berupa Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Setelah seluruh kandidat dinyatakan lulus seleksi terbuka, pengesahan kepengurusan baru diperkirakan akan dilakukan dalam waktu dekat.
Asisten II Setda NTB, Lalu Moh. Faozal, mengatakan seluruh proses seleksi telah rampung dan saat ini hanya menunggu penjadwalan gubernur untuk pelaksanaan RUPS.
“Tinggal RUPS untuk penetapan kepengurusan yang kemarin lulus seleksi. Mungkin minggu depan, menunggu waktu Pak Gubernur. Tinggal tahapan itu saja,” ujar Faozal, pekan kemarin.
Ia menjelaskan, meski belum dilakukan penetapan resmi, jajaran direksi yang telah terpilih saat ini sudah mulai bekerja menjalankan tugas awal dan mempersiapkan operasional perusahaan. Namun, legalitas penuh kepengurusan tetap menunggu keputusan melalui RUPS.
“Operasional sekarang mereka mulai kerja, cuma belum penetapan karena menunggu jadwal gubernur,” tambahnya.
Diketahui, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal sebelumnya telah menetapkan tiga nama yang akan mengisi posisi strategis direksi PT GNE.
Yuyud Indrayudi ditetapkan menjadi Direktur Utama PT. GNE. Karier profesionalnya dimulai di PT Newmont Nusa Tenggara, tempat ia menempa kemampuan strategis dan operasional dalam industri berskala global.
Ia kemudian melanjutkan kiprahnya di PT Amman Mineral Nusa Tenggara dengan fokus pada pengembangan masyarakat serta penguatan hubungan dengan para pemangku kepentingan. Pengalaman itu diperluas melalui perannya dalam hubungan pemerintahan di PT Sumbawa Timur Mining.
Sementara Posisi Direktur Keuangan diisi Sulman, profesional perbankan. Ia pernah menempati sejumlah posisi strategis di PT Bank KB Indonesia.
Sulman juga tercatat sebagai Branch Manager di PT Bank Mega Syariah.
Sementara itu, posisi Direktur Operasi dipercayakan kepada Suhaimi. Ia memiliki pengalaman luas lintas sektor, mulai dari perusahaan teknologi global Pepperl+Fuchs hingga proyek energi bersama Karpowership Indonesia.
Suhaimi juga pernah menjabat Electrical & Maintenance Manager di industri pertambangan serta terlibat dalam berbagai proyek kelistrikan berskala besar. (bul)

