Mataram (Suara NTB) – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui penyediaan akses kelistrikan bagi sektor pertanian.
PLN UIW NTB berhasil menyelesaikan penyalaan 100 persen pada 18 lokasi program pompanisasi yang berada di wilayah kerja UP3 Sumbawa sebagai bagian dari upaya memperkuat infrastruktur pendukung ketahanan pangan di daerah.
Dari total 18 lokasi yang berhasil dialiri listrik tersebut, sebanyak empat lokasi berada di wilayah kerja ULP Alas dan 14 lokasi lainnya berada di wilayah kerja ULP Empang.
Seluruh titik pompanisasi tersebut merupakan fasilitas yang dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan irigasi pertanian, sehingga petani dapat memperoleh akses air yang lebih mudah, efektif, dan berkelanjutan dalam mengelola lahan pertanian mereka.
Dalam proses pelaksanaannya, PLN menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Seluruh lokasi pompa berada pada jalur yang tidak mudah dijangkau dan sebagian besar berada di tengah area persawahan. Kondisi medan yang menantang tersebut mengharuskan petugas PLN melakukan upaya ekstra dalam pembangunan jaringan listrik agar dapat menjangkau setiap titik pompanisasi sesuai target yang telah ditetapkan.
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menyampaikan, PLN tidak hanya menghadirkan listrik sebagai kebutuhan dasar, tetapi juga sebagai penggerak produktivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Lebih lanjut, Sri Heny menambahkan, program pompanisasi memiliki dampak strategis karena mampu membantu petani dalam mempermudah proses irigasi, meningkatkan efisiensi operasional pertanian, serta memperluas pemanfaatan energi listrik hingga ke wilayah-wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses. (bul)

