Mataram (Suara NTB) – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi NTB,terus mematangkan persiapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027. Salah satunya memasifkan sosialisasi ke sekolah.
Kepala Disdikpora NTB, Syamsul Hadi mengatakan, sosialisasi pelaksanaan SPMB telah dimasifkan ke sekolah sejak pekan lalu. Langkah ini merupakan bagian dari ikhtiar Disdikpora, untuk memastikan proses SPMB dipahami oleh satuan pendidikan sehingga diharapkan berjalan lancar.
Sosialisasi telah dimulai di Pulau Sumbawa dan akan dilanjutkan ke Pulau Lombok.
“Sejak Minggu lalu kami sudah melakukan sosialisasi langsung ke daerah, yang sudah selesai di Pulau Sumbawa. Dalam waktu dekat kami melanjutkan sosialisasi di Pulau lombok. Juknis SPMB menjadi materi utama sosialisasi,” ujarnya dikonfirmasi pada,Minggu (26/4).
Sejumlah poin yang ditekankan dalam sosialisasi ini di antaranya terkait penjadwalan, jalur pendaftaran, syarat, kuota, hingga prosedur pendaftaran.
Pada SPMB 2026 kata Syamsul, Disdikpora NTB membuka empat jalur yakni, jalur domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi. Adapun persentase jumlah kuota yang diberikan pada masing-masing jalur tidak jauh berbeda dengan SPMB tahun lalu.
“Jalur domisili 35 persen, afirmasi 30 persen, mutasi 5 persen dan prestasi 30 persen,” sebut Syamsul
Berdasarkan Permendikbudristek No 47 Tahun 2023 tentang Standar Pengelolaan pada PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah (Dikdasmen), diatur bahwa jumlah maksimal peserta didik per rombongan belajwr pada jenjang SMA sebanyak 36 siswa.
Syamsul menuturkan, meski ada batasan maksimal jumlah kuota per rombongan belajar, pihaknya tetap memberikan pengecualian terhadap sekolah tertentu.
“Beberapa sekolah diberikan kekhususan terkait kuota,” tuturnya.
Adapun kriteria sekolah yang diberikan pengecualian untuk mengusulkan jumlah kuota siswa,antara lain kepadatan penduduk, keterbatasan sarana prasarana namun banyak calon peserta didik, serta terdampak bencana dan lainnya.
Mantan Kepala Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) NTB itu berharap, pelaksanaan SPMB tahun ini berjalan dengan tertib dan kondusif.
“Harapannya SPMB dapat berjalan dengan sebaik-baiknya, karena itu semua pihak mempedomani petunjuk teknis yang telah ditetapkan,” pungkasnya. (sib)

