Kamis, April 30, 2026

BerandaBIMAGelar Pelatihan Perkuat Ekonomi, Dinas Dikpora NTB Gandeng Dikbudpora Kabupaten Bima

Gelar Pelatihan Perkuat Ekonomi, Dinas Dikpora NTB Gandeng Dikbudpora Kabupaten Bima

Bima (Suara NTB) –

Dalam upaya nyata menekan angka kemiskinan,  memperkuat kemandirian ekonomi  dan menekan angka peredaran narkoba, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) NTB dan Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga (Dikbudpora) Kabupaten Bima menggelar Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Tingkat Provinsi 2026 di Hotel Parewa, Rabu, (29/4/2026).

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari mulai 29 April hingga 1 Mei 2026 yang diikuti 40 peserta potensial usia 16-30 tahun yang merupakan pelaku usaha kuliner dari berbagai kecamatan, yakni Woha, Soromandi, Donggo, Wera, Sape, Monta, Bolo, Rasanae bahkan Tambora.

Kepala Dinas Dikpora NTB Dr. Syamsul Hadi diwakili Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan pada Dinas Dikpora NTB, H. Tarmidzi, S.Kom., ME.

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan pada Dinas Dikpora NTB, H. Tarmidzi, menjelaskan, tujuan utama dari penyelenggaraan giat ini adalah sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pemuda. Selain itu, meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan dengan membekali para pemuda.

Adapun pembekalan yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan keterampilan memasak, seperti memperdalam teknik mengolah berbagai bahan makanan secara profesional.

Selain itu, penguasaan pengetahuan gizi dengan harapan, mampu memahami nilai nutrisi untuk menghasilkan produk sehat. Tidak hanya itu, bisa memenuhi standar higiene dan keamanan pangan, sehingga menguasai standar kebersihan serta sanitasi pangan yang ketat.

Dari sisi kreativitas dan inovasi, ujarnya, diharapkan bisa menciptakan variasi rasa, menu kekinian, dan penyajian yang memiliki daya tarik visual tinggi. Termasuk, peluang karir dan bisnis dengan tujuan bisa membuka jalan lebar menuju industri kuliner profesional dan kemandirian usaha.

Narasumber dan peserta pose bersama. (Suara NTB/ist)

Meski demikian, ujarnya,diharapkan bisa memenuhi standar kompetensi yang menjadi bukti kemampuan profesional bagi para pelaku usaha muda.

Pihaknya juga ingin para peserta tumbuh menjadi wirausaha mandiri, kreatif, dan inovatif. Pemuda-pemuda ini  nantinya dipersiapkan untuk menjadi penggerak ekonomi desa dengan menumbuhkan UMKM yang maju dan tangguh.

Lebih lanjut H. Tarmidzi menyampaikan rasa syukurnya karena kegiatan ini diikuti menyeluruh dari Kabupaten Bima secara merata dan diharapkan menjadi katalisator bagi lahirnya “Desa Berdaya” di Kabupaten Bima yamg pemudanya menjadi aktor utama dalam memutar roda ekonomi lokal melalui sektor tata boga yang kompetitif di pasar nasional.

Sementara Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima Drs. Syahrul menekankan pentingnya peran strategis generasi muda. “Pemuda adalah tulang punggung bangsa. Jangan menyia-nyiakan kesempatan ini. Anda semua adalah motor penggerak yang diharapkan mampu berbuat lebih bagi bangsa, terutama dalam menciptakan lapangan kerja baru,” ujarnya.

Pihaknya berharap setelah kegiatan ini selesai, akan lahir wirausaha-wirausaha muda baru di bidang kuliner yang mampu bersaing, berinovasi, dan tentunya meningkatkan taraf ekonomi keluarga serta berkontribusi bagi pembangunan daerah. (ham)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO