Mataram (Suara NTB) – Universitas Mataram (Unram) terus menunjukkan langkah konkret pembangunan International Tropical Seaweed Research Center (ITSRC) dan Klinik Spesialis Kedokteran Kelautan. Hal ini diwujudkan melalui Penandatanganan Perjanjian Hibah Daerah berupa tanah bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Pemkab Lotim) yang berlangsung di Kantor Bupati Lombok Timur pada Kamis, 30 April 2026 ini menjadi wujud sinergi strategis dalam memperkuat riset unggulan dan layanan kesehatan bagi masyarakat kepulauan.
Rektor Unram, Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Lotim. Ia menegaskan bahwa pembangunan laboratorium rumput laut menjadi prioritas awal ITSRC, dengan koordinasi berkelanjutan bersama pemerintah pusat dan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Stella Christie, Ph.D.
“Alhamdulillah, hibah tanah dari Kabupaten Lombok Timur telah kami terima. Pembangunan sudah mulai berjalan sesuai komitmen kami, dengan mendahulukan pembangunan laboratorium rumput laut. Koordinasi akan terus kami lakukan bersama pemerintah pusat dan Ibu Wamen Prof. Stella,” ungkap Prof. Sukardi.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Sukardi turut menyoroti ketimpangan jumlah tenaga medis. Ia menegaskan bahwa potensi kerja sama dengan pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fasilitas, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dalam pemenuhan kebutuhan dokter serta dukungan pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu.
Potensi kerja sama ini tidak terbatas pada Fakultas Kedokteran, melainkan dapat diperluas ke program studi lain sesuai kebutuhan daerah. Dengan catatan, mahasiswa penerima beasiswa harus kembali mengabdi di Kabupaten Lombok Timur setelah, mulai dari fully funded scholarship, partial scholarship, hingga zonasi khusus bagi daerah terpencil. Sistem seleksi akan disesuaikan dengan aturan yang berlaku, sementara teknis pelaksanaannya akan dibahas lebih lanjut apabila kerja sama ini benar-benar diwujudkan.
Hibah Tanah dari Pemkab Lotim Bentuk Nyata Sinergi Pemda dengan Unram
Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si., menyatakan bahwa hibah tanah ini merupakan bentuk nyata sinergi pemerintah daerah dengan perguruan tinggi. Ia menegaskan dukungan penuh terhadap pembangunan fasilitas yang akan memberi manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan kepulauan.
Sebelumnya, prosesi peletakan batu pertama telah ITSRC telah dilakukan pada 12 Februari 2026 di Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, oleh Wamendiktisaintek RI Prof. Stella Christie, Ph.D., Rektor Unram Periode 2022-2026 Prof. Ir. Bambang Hari Kusumo, M.Agr.St., Ph.D., serta Bupati Lombok Timur.
Pembangunan ITSRC ditargetkan menjadi pusat riset rumput laut bertaraf internasional melalui kolaborasi dengan peneliti dunia, dilengkapi laboratorium, fasilitas riset pendukung lainnya. Sementara itu, pembangunan Klinik Spesialis Kedokteran Kelautan akan memperkuat layanan kesehatan wilayah kepulauan sekaligus mendukung pendidikan dokter spesialis, sehingga masyarakat pesisir dapat memperoleh akses layanan medis yang lebih dekat dan berkualitas.
Penandatanganan hibah tanah ini bukan sekadar simbol kerja sama, melainkan tonggak nyata sinergi antara Unram dan Pemkab Lotim. Pembangunan International Tropical Seaweed Research Center (ITSRC) dan Klinik Spesialis Kedokteran Kelautan akan menjadi pondasi penting bagi penguatan riset bertaraf internasional sekaligus peningkatan layanan kesehatan di wilayah kepulauan. Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat, daerah, dan dunia akademik, komitmen ini diharapkan mampu menghadirkan kontribusi berkelanjutan bagi masyarakat. (ron)

