BerandaNTBKOTA MATARAMPenanganan Sampah, Irigasi, dan Tempah Dedoro

Penanganan Sampah, Irigasi, dan Tempah Dedoro

 

PEMERINTAH Kelurahan Dasan Cermen, Kecamatan Sandubaya, mengusulkan tiga program prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Bermitra Masyarakat (MPBM) untuk perencanaan tahun 2027.

Tiga usulan tersebut meliputi penanganan sampah, perbaikan irigasi persawahan, dan optimalisasi pembangunan tempah dedoro di setiap lingkungan.

Lurah Dasan Cermen, Sri Sulistiowati, mengatakan persoalan sampah masih menjadi perhatian utama di wilayahnya. Karena itu, pihak kelurahan mengusulkan pengadaan armada roda tiga untuk mendukung pengangkutan sampah di lingkungan masyarakat.

“Untuk Dasan Cermen tetap mengenai persampahan,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).

Menurut Sulis, sapaan akrabnya, penanganan sampah perlu diperkuat mengingat volume sampah rumah tangga di wilayah Dasan Cermen terus meningkat. Pengadaan armada pengangkut dinilai penting agar proses pengumpulan dan pengangkutan sampah dari lingkungan warga menuju tempat pembuangan dapat berjalan lebih optimal.

Ia berharap dukungan fasilitas tersebut dapat membantu menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah.

Selain persoalan sampah, Pemerintah Kelurahan Dasan Cermen juga mengusulkan perbaikan saluran irigasi pertanian. Usulan tersebut dinilai penting karena sebagian besar wilayah Dasan Cermen masih dikelilingi area persawahan yang menjadi sumber mata pencaharian masyarakat.

Menurutnya, kondisi irigasi yang baik sangat dibutuhkan petani agar distribusi air ke lahan pertanian dapat berjalan lancar, terutama saat musim tanam.

“Kami berharap perbaikan irigasi bisa membantu para petani mendapatkan akses aliran air yang lebih baik,” katanya.

Sementara itu, program pembangunan tempah dedoro organik juga menjadi salah satu prioritas utama yang diusulkan dalam MPBM 2027. Program tersebut merupakan bagian dari upaya pengelolaan sampah berbasis lingkungan yang tengah didorong Pemerintah Kota Mataram.

Sulis menjelaskan, tempah dedoro organik diharapkan mampu menekan volume sampah rumah tangga, khususnya sampah organik, melalui pengolahan menjadi pupuk organik nonpestisida yang dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat.

Ia menilai program tersebut sejalan dengan kebijakan Wali Kota Mataram dalam mendorong pengurangan sampah dari sumbernya sekaligus meningkatkan nilai manfaat limbah organik bagi warga.

“Program tempah dedoro ini sangat penting karena selain mengurangi sampah, hasilnya juga bisa dimanfaatkan menjadi pupuk organik,” ujarnya.

Melalui usulan program prioritas tersebut, Pemerintah Kelurahan Dasan Cermen berharap pembangunan di wilayahnya pada 2027 dapat lebih fokus menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, baik di bidang lingkungan maupun sektor pertanian. (pan)



IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO