Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemkab Sumbawa, memastikan sampai saat ini masih menunggu informasi lebih lanjut dari pemerintah pusat terhadap usulan 349 formasi di penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026.
“Kita masih menunggu informasi dari pusat terkait realisasi formasi CPNS yang kita usulkan kemarin. Karena sudah menjadi kebutuhan daerah,” kata Sekretaris BKPSDM Sumbawa, Serahlihuddin Kepada Suara NTB, kemarin.
Ia melanjutkan, usulan formasi itu dilakukan pemerintah ke mengacu ke Analisis Beban Kerja (ABK) dan kebutuhan masing-masing perangkat kerja daerah. Baik itu untuk tenaga guru, kesehatan, dan tenaga tekhnis lainnya yang sangat dibutuhkan oleh daerah dalam upaya percepatan pembangunan.
“Jadi, yang kita ajukan tersebut melalui elektronik formasi (e- formasi) yang langsung terhubung ke pemerintah pusat termasuk membuat surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM pimpinan daerah (Bupati),” jelasnya.
Pengusulan tersebut juga dianggap perlu dilakukan pemerintah untuk menutupi kebutuhan ASN hingga tahun 2027 mendatang. Sebab, berdasarkan data ada sekitar 384 ASN yang akan pensiun dalam dua tahun kedepan untuk mengisi kekosongan tersebut.
“Memang yang kita usulkan lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah ASN yang akan pensiun. Itu kami lakukan dengan mempertimbangkan belanja pegawai,” ucapnya.
Ia turut merincikan, CPNS tenaga teknis yang diusulkan sebanyak 88 formasi, CPNS tenaga kesehatan 67 orang dan CPNS tenaga kependidikan sebanyak 194 orang. Formasi tersebut merupakan kebutuhan yang mendesak untuk dipenuhi oleh pemerintah karena dianggap masih kurang.
Sementara untuk mendukung pelayanan dasar terutama tenaga guru, pihaknya juga mengusulkan tenaga guru terutama guru PAI, guru olahraga yang harus ada di sekolah baik di tingkat SD maupun SMP. Selain itu, ada juga kebutuhan guru bimbingan konseling (BK), khusus PAI lima diantaranya guru agama Hindu.
“Lima orang guru agama Hindu ini sesuai dengan kebutuhan yang ada di Dapodik. Kami berharap usulan itu bisa dipenuhi karena dianggap mendesak untuk dipenuhi,” tukasnya. (ils)


