BerandaNTBDOMPUKorban Terseret Ombak Pantai Lakey Ditemukan  Meninggal Dunia

Korban Terseret Ombak Pantai Lakey Ditemukan  Meninggal Dunia

Dompu (Suara NTB) – R (23) pemuda asal Majalengka Provinsi Jawa Barat yang terseret arus Pantai Lakey pada Rabu (27/5) sore akhirnya ditemukan di sekitar Mboo Mboha antara Lakey Hu’u Dompu dengan dengan Maci Kecamatan Tarano Kabupaten Sumbawa, Jumat (29/5) pagi.

Korban ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia dan jasadnya terapung di laut oleh nelayan Hu’u. Nelayan kemudian mengabarkan kepada petugas di sekitar Pantai Lakey hingga Jumat pagi.

“Sejak kejadian (terseret ombak Pantai Lakey), kita mengimbau kepada relawan, nelayan, dan masyarakat untuk segera berkabar  bila menemukan informasi positif,” ungkap Plt Kepala BPBD Kabupaten Dompu, H. Wan Muhtajun, ST., Jumat (29/5) pagi.

Setelah dievakuasi oleh tim SAR, jenazah kemudian dibawa ke RSUD Dompu untuk diproses lebih lanjut. Karena jenazah akan dibawa pulang ke keluarganya di Majalengka, Jawa Barat. “Dibawa ke RSUD Dompu. Rencananya dibawa pulang ke Jawa Barat,” jawabnya.

Posisi penemuan jenazah korban di Mboo Mboha antara Pantai Lakey Hu’u Dompu dengan Maci Kecamatan Tarano Kabupaten Dompu. Untuk proses evakuasi jenazah, tim menggunakan speed boat dengan kecepatan 30 knot hingga kembali ke Pantai Lakey dan membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Korban pertama kali menghilang di Pantai Lakey pada Rabu sore. Saat itu, korban bersama 6 orang rekannya sesama penjual mainan menikmati Pantai Lakey. Kebetulan saat itu air surut cukup dalam dan terlihat hamparan karang di sekitar area Nangas Lakey. Korban bersama rekannya Iyan, berjalan di atas hamparan karang ke tengah laut.

Saat menikmati keindahan alam Lakey, Iyan terjatuh ke laut. Melihat rekannya terjatuh, koban berusaha menolong dan ikut terjun ke laut. Keduanya justru tidak pandai berenang dan terseret gelombang laut Pantai Lakey.

Namun Iyan berhasil diselamatkan oleh Bule yang berselancar di sekitar area Nangas Lakey. Sementara, korban tidak ditemukan. Kejadian ini membuat rekan – rekan korban panik dan berusaha mencari dengan warga lainnya. Sebagian warga berkoordinasi dengan kepolisian setempat dan BPBD serta Tim SAR Bima. Karena waktu sudah mulai gelap, upaya pencarian hanya berlangsung beberapa saat dari titik awal hilangnya Rian. (ula)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO