BerandaNTBKOTA MATARAMSeleksi 200 Formasi CASN Belum Jelas

Seleksi 200 Formasi CASN Belum Jelas


Mataram (Suara NTB) – Pemerintah pusat belum memberikan kejelasan terhadap seleksi 200 formasi calon aparatur sipil negara (CASN) di lingkup Pemerintah Kota Mataram. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) RI, sedang fokus pengadaaan pegawai untuk koperasi desa/kelurahan merah putih dan koperasi nelayan merah putih.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, Taufik Priyono menyampaikan, Pemkot Mataram telah mengusulkan pengadaan calon aparatur sipil negara (CASN) dengan jumlah 200 formasi ke MenpanRB. Pasca usulan diterima belum ada tindaklanjut apapun dari pemerintah pusat. “Sampai sekarang belum jelas seperti apa tindaklanjutnya,” terang Taufik dikonfirmasi pada, Selasa (2/6).

Biasanya sambung Taufik, KemenpanRB akan meminta kabupaten/kota untuk melakukan revisi atau persiapan teknis berkaitan dengan kualifikasi pendidikan, detail nama jabatan dan lain sebagainya. Akan tetapi, pemerintah pusat belum ada tindaklanjut apapun.

Pihaknya sempat mendapatkan informasi bahwa KemenpanRB sedang mempersiapkan pengadaan pegawai negeri sipil untuk ditempatkan di koperasi desa/kelurahan merah putih dan koperasi nelayan merah putih. Program prioritas ini akan dituntaskan terlebih dahulu. “Informasinya mau menyelesaikan dua program prioritas Pak Presiden dulu,” ujarnya.

Secara detail disebutkan bahwa jumlah CASN yang dibutuhkan mencapai 200 formasi. Terdiri dari 160 untuk pengadaan calon pegawai negeri sipil. Meliputi tenaga guru 0 formasi, tenaga kesehatan 37 formasi, dan tenaga teknis 123 formasi.

Sementara, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sejumlah 40 formasi. Meliputi, tenaga guru 15 formasi, tenaga kesehatan 10 formasi dan tenaga teknis 15 formasi.

Yoyok sapaan akrabnya, meminta masyarakat bersabar dan menunggu informasi resmi dari pemerintah untuk kepastian jadwal pelaksanaan penerimaan calon aparatur sipil negara. “Kalau sudah ada informasi resmi dari BKN atau MenpanRB pasti kita akan sampaikan ke masyarakat,” demikian kata Yoyok. (cem)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO