BerandaEKONOMIBupati Lotim Tegaskan Jadikan Pertanian Fondasi Utama Pembangunan

Bupati Lotim Tegaskan Jadikan Pertanian Fondasi Utama Pembangunan

Selong (Suara NTB) – Bupati Lombok Timur (Lotim), Drs. H. Haerul Warisin, M.Si., menegaskan komitmennya menjadikan sektor pertanian sebagai fondasi utama pembangunan ekonomi daerah. Penegasan ini disampaikan menyusul capaian pertumbuhan ekonomi Lombok Timur sebesar 7,83 persen pada Triwulan I Tahun 2026—tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Barat sekaligus tertinggi di Pulau Lombok.

Bupati menyatakan, keberhasilan ekonomi daerah justru diraih tanpa ketergantungan pada tambang besar, kawasan ekonomi khusus, atau pusat industri berskala nasional. “Lombok Timur tidak memiliki tambang emas, tidak memiliki KEK seperti Mandalika, tetapi kita memiliki kekuatan ekonomi rakyat yang luar biasa,” ujarnya di Selong, baru-baru ini.

“Karena itu saya selalu menegaskan bahwa pertanian harus tetap menjadi fondasi utama pembangunan ekonomi Lombok Timur. Ketika petani kuat, desa bergerak. Ketika desa bergerak, perdagangan tumbuh, daya beli meningkat, dan ekonomi daerah ikut berkembang,” tegas Bupati.

Capaian pertumbuhan 7,83 persen, menurut Bupati, merupakan hasil kerja bersama seluruh masyarakat dan jajaran pemerintah daerah. “Petani yang tetap berproduksi, nelayan yang terus melaut, pedagang yang menggerakkan pasar, pelaku UMKM yang terus tumbuh, dunia usaha dan seluruh OPD yang bekerja sesuai tugasnya masing-masing telah memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah ini,” ungkapnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, Dr. H. Juaini Taufik, menambahkan, arah kepemimpinan Bupati telah diterjemahkan ke dalam program terintegrasi. Salah satu indikator keberhasilan adalah pertumbuhan sektor jasa keuangan dan asuransi yang mencapai 27,54 persen—tertinggi di antara seluruh lapangan usaha—menunjukkan meningkatnya inklusi keuangan masyarakat.

Pemerintah daerah optimistis dengan tetap menjadikan pertanian sebagai pondasi ekonomi, memperkuat UMKM, memperluas akses keuangan, dan meningkatkan kualitas SDM, pertumbuhan ekonomi yang telah dicapai akan menjadi pijakan menuju Lombok Timur yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.

“Tugas kita sekarang adalah menjaga momentum ini. Pertumbuhan ekonomi harus terus kita dorong agar tidak hanya tinggi secara angka, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas dan berkelanjutan,” tutup Bupati Haerul Warisin. (rus)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO