BerandaNTBKOTA MATARAMDua Bidang Jadi Prioritas

Dua Bidang Jadi Prioritas

PEMERINTAH Kelurahan Turida, Kecamatan Sandubaya, menetapkan sektor ketahanan pangan dan lingkungan hidup sebagai dua prioritas utama dalam pelaksanaan Program Kelurahan Berdaya yang digagas Pemerintah Provinsi NTB. Melalui program tersebut, setiap desa atau kelurahan penerima akan memperoleh bantuan anggaran sebesar Rp300 juta.

Lurah Turida, Musadi Azani, mengatakan pemilihan kedua tema tersebut disesuaikan dengan potensi yang dimiliki wilayahnya. Selain itu, penentuan fokus program juga mengikuti arahan Pemerintah Provinsi NTB agar kegiatan yang dilaksanakan tidak terlalu luas dan lebih tepat sasaran.

“Kami menyesuaikan dengan potensi kelurahan, terutama di bidang ketahanan pangan dan lingkungan hidup. Sesuai arahan pemerintah provinsi, program tidak boleh terlalu melebar sehingga kami memilih dua tema tersebut,” ujarnya, Senin (8/6).

Pada sektor ketahanan pangan, program akan difokuskan pada penguatan kelompok peternak sapi, ayam, dan kambing. Menurut Azani, wilayah Kelurahan Turida masih memiliki potensi peternakan yang cukup besar, terutama peternakan sapi.

Bantuan yang diusulkan meliputi pembangunan kandang, penyediaan pakan ternak, serta pengadaan bibit bagi kelompok peternak ayam. Namun demikian, pihaknya masih menunggu hasil verifikasi dan persetujuan proposal yang telah diajukan ke pemerintah provinsi.

“Informasinya, proposal yang kami ajukan masih perlu direvisi. Kemungkinan pemerintah provinsi meminta agar kegiatan yang diusulkan lebih spesifik pada masing-masing bidang,” katanya.

Ia menjelaskan, setelah proses revisi dilakukan, kemungkinan akan ada penyesuaian terhadap beberapa kegiatan yang diusulkan. Kendati demikian, fokus program tetap berada pada dua tema utama, yakni ketahanan pangan dan lingkungan hidup.

Sementara itu, pada sektor lingkungan hidup, program akan diarahkan pada pengelolaan sampah berbasis komposter, pembentukan Pekarangan Pangan Lestari (P2L), serta pengembangan Tempat Daur Ulang (Tedoro) sebagai upaya mengurangi volume sampah yang dihasilkan masyarakat.

Menurut Azani, program lingkungan hidup tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Mataram yang saat ini terus mendorong penguatan sistem pengelolaan sampah dari tingkat lingkungan hingga kelurahan.

“Program ini mendukung upaya pemerintah kota dalam mengurangi timbulan sampah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah secara mandiri,” pungkasnya. (pan)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO