Dompu (Suara NTB) – Kasus pelemparan di Jalan Dompu yang melibatkan anak cukup mengkhawatirkan. Dua anak usia pelajar jadi korban pelemparan di Lingkungan Mantro,Kelurahan Potu Dompu, Jumat dini hari.
Kasus ini berhasil diungkap setelah rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian berhasil dianalisa dan dikuatkan dengan keterangan rekan korban. Kasus ini diduga melibatkan dua orang pelaku yang juga masih usia pelajar dan sama –sama menggunakan sepeda motor.
Kasi Humas Polres Dompu, Iptu Nyoman Suardika pada, Senin (8/6) mengungkapkan, kasus pelemparan dengan korban Aldo (16) warga Desa O’o dan Muhammad Nasuha pada Jumat dini hari ini, sempat ramai di media sosial. Terlebih Aldo mengalami luka robek pada kepala bagian kanan akibat terjatuh dari sepeda motor setelah dilempari pelaku. Sementara, rekannya mengalami luka lecet pada kaki kiri.
Kasus ini membuat khawatir publik, sehingga menjadi atensi kepolisian dalam pengungkapannya.
Dari hasil penyelidikan, kepolisian berhasil mengidentifikasi dua orang pelaku berinisial A (16) warga Soritatanga, Kecamatan Pekat dan F (16) warga Kandai Dua, Kecamatan Woja.
Tersangka F berhasil diamankan di Karijawa pada Minggu (7/6) malam. Tersangka sempat berusaha melarikan diri, namun berhasil dikejar dan ditangkap bersama sepeda motor yang digunakan saat kejadian. “Hasil interogasi awal, pelaku mengakui keterlibatannya dalam aksi pelemparan dan pemukulan menggunakan batu terhadap korban,” jelas Nyoman Suardika.
Usai mengamankan tersangka A, polisi kembali mengamankan F di kediamannya pada malam itu juga. Keduanya akhirnya diamankan di Mapolres Dompu untuk proses penyidikan lebih lanjut. (ula)


