BerandaPOLHUKAMPOLITIKDukung Kampus Berdampak, Komisi X DPR RI akan Berikan Dukungan Penguatan Anggaran

Dukung Kampus Berdampak, Komisi X DPR RI akan Berikan Dukungan Penguatan Anggaran

Mataram (Suara NTB) – Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mendorong penguatan anggaran pendidikan tinggi. Hal itu dinilai penting dalam rangka memaksimalkan pelaksanaan fungsi perguruan tinggi.

“Adanya anggaran yang memadai, tentunya menjadi faktor penting agar kampus mampu menjalankan fungsi pendidikan, riset, dan pengabdian secara optimal,” tegas Hadrian saat dikonfirmasi terkait politik anggaran pendidikan tinggi yang berdampak.

Lebih lanjut dismpaikan Hadrian bahwa pembahasan mengenai Kampus Berdampak menjadi sangat relevan di tengah proses penyusunan kebijakan dan anggaran pendidikan nasional tahun 2027.

Dia mengaku, bahwa pendidikan tetap menjadi sektor prioritas dengan dukungan anggaran yang besar guna memperkuat pembangunan sumber daya manusia Indonesia. “Insya Allah, kami berkomitmen untuk terus mendorong penguatan anggaran pendidikan tinggi. Ini untuk memperkuat SDM di Provinsi NTB,” kata Hadrian.

Lebih lanjut dikatakannya, perguruan tinggi saat ini menghadapi tuntutan yang semakin besar untuk menunjukkan relevansi sosial dan ekonomi dari setiap aktivitas akademiknya. Hadrian menyoroti bahwa tingginya angka pengangguran lulusan perguruan tinggi, tuntutan publik terhadap akuntabilitas penggunaan dana pendidikan, serta kebutuhan akan inovasi yang mampu menyelesaikan persoalan masyarakat menjadi alasan mengapa konsep Kampus Berdampak semakin mendesak untuk diwujudkan.

“Perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan dan publikasi ilmiah. Kampus harus menjadi motor penggerak perubahan yang mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” jelasnya.

Selain itu dia juga menegaskan dukungan anggaran dari negara untuk memastikan akses terhadap pendidikan tinggi harus tetap menjadi perhatian utama, khususnya bagi generasi muda yang memiliki potensi akademik namun menghadapi keterbatasan ekonomi.

“Jangan sampai anak-anak kita yang memiliki kemampuan akademik terbaik harus mengubur mimpinya untuk melanjutkan pendidikan tinggi karena keterbatasan yang mereka miliki. Tanggung jawab terhadap masa depan mereka adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Dikatakannya, pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul sekaligus menjadi instrumen penting dalam mendorong kemajuan daerah dan bangsa.

“Maka, perlu kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, industri, dan masyarakat menjadi kunci dalam memastikan akses dan kualitas pendidikan tinggi dapat terus ditingkatkan,” pungkasnya. (ndi)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO