BerandaPENDIDIKANAntisipasi Pendaftar Jalur Prestasi Membeludak, SMAN 3 Mataram Matangkan Persiapan

Antisipasi Pendaftar Jalur Prestasi Membeludak, SMAN 3 Mataram Matangkan Persiapan

Mataram (Suara NTB) – Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 jalur Prestasi resmi dimulai pada Kamis (11/6). SMA Negeri 3 Mataram telah mematangkan persiapan sebagai bentuk antisipasi membeludaknya pendaftar pada jalur ini.


Kepala SMAN 3 Mataram, Yuspita Martiningrum, mengatakan, persiapan telah diupayakan dengan membenahi laman pendaftaran internal sekolah. Langkah awal ini bertujuan untuk memastikan proses pendaftaran lancar.


“Jadi memang yang kami beresin dulu website (laman) kami di internal. Ya kan? Karena kan link-link-nya itu kan harus lancar,” ujarnya, Kamis (11/6).


Selain membenahi laman pendaftaran, SMAN 3 Mataram juga menata ulang serta menambah jumlah loket pendaftaran yang ada di sekolah. Loket pendaftaran dibagi menjadi jalur prestasi akademik, prestasi non-akademik, dan prestasi keagamaan. Upaya untuk memastikan pendaftar tidak menumpuk di satu lokus.


Di samping menambah jumlah loket, SMAN 3 Mataram juga menambah petugas yang berjaga. Dengan demikian, Yuspita memastikan, selain berjalan lancar, pelaksanaan SPMB jalur prestasi juga berlangsung transparan dan akuntabel.


“Nah. Kemudian, untuk yang ngetes jalur agama, kami ganda. Ganda dalam artian ada yang mengetes, tapi ada panitia juga yang jadi ngawasin,” jelasnya.


Sebagai informasi, kuota jalur prestasi di SMAN 3 Mataram 30 persen atau sekitar 140 siswa. Adapun beberapa jenis prestasi yang dibuka di antaranya, prestasi akademik 11 persen atau 54 orang, prestasi 9 persen atau 44 orang, kemudian prestasi keagamaan 7 persen atau 35 orang.


Pada prestasi keagamaan, SMAN 3 Mataram memberi kuota 20 orang bagi Agama Islam, kemudian 8-10 bagi pendaftar Agama Hindu, 5 untuk Agama Kristen, dan 2 bagi Agama Buddha.


Yuspita kembali menekankan komitmen SMAN 3 Mataram untuk memastikan pendaftaran jalur prestasi dilaksanakan dengan asas transparansi dan menjunjung keadilan bagi seluruh calon siswa. Bahkan ia menegaskan akan menindak serius pegawai atau staff sekolah yang melakukan kecurangan selama proses pendaftaran berlangsung.


“Makanya saya sebagai pemimpin, di internal saya pun, saya tegas. Kalau ada yang bermain-main, operator maupun tukang ngetes, tukang ngujinya, besoknya sudah saya ganti langsung,” tegasnya.


Dari pantauan, intensitas pendaftaran jalur prestasi di SMAN 3 Mataram cukup tinggi. Antrean pendaftaran mengular di sekitar loket. Beberapa orangtua calon siswa juga terlihat menunggu giliran.

Ida Wayan Sumartayan, salah satu orangtua calon murid yang tengah mendaftar, menjelaskan alasannya mendaftarkan anaknya ke SMAN 3 Mataram. “Saya sebagai orangtua mau mencari (sekolah) yang terbaik,” ujarnya.


Sumartayan bahkan mengaku telah menyiapkan alternatif sekolah lain jika anaknya tak beruntung masuk ke SMAN 3 Mataram. (sib)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO