BerandaNTBLOMBOK BARATWarga Reyan Meninggal Dunia Diduga Tabrak Anjing yang Mengerumuni Sampah di Jalan...

Warga Reyan Meninggal Dunia Diduga Tabrak Anjing yang Mengerumuni Sampah di Jalan Pasar Gerung

Giri Menang (Suara NTB) – Insiden kecelakaan di jalur Pasar Gerung, Lombok Barat (Lobar) mengakibatkan korban jiwa, yaitu qarga Lingkungan Reyan, Kelurahan Gerung Selatan, Kecamatan Gerung Lombok Barat. Korban sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Gerung, tetapi nyawanya tak tertolong.

Dari informasi yang diperoleh media, kejadian kecelakaan itu menimpa korban bernama Said, pada Jumat malam (12/6/2026). Ketika itu korban melintas menggunakan sepeda motor di jalur Pasar Gerung. Nahas saat melintas, korban menabrak kawanan anjing liar yang sedang mengerumuni sampah yang meluber hingga jalan raya tersebut.

Korban sempat ditolong oleh warga yang kebetulan lewat dan berada di lokasi. Korban dibawa ke Puskesmas, tetapi karena kondisinya sehingga dirujuk ke Rumah Sakit Gerung. Korban dikabarkan meninggal dunia pada Jumat malam (13/2026), sekitar pukul 19.00 Wita.

Warga sekitar seringkali mengeluhkan kondisi sampah di TPS pasar tersebut yang kerap penuh hingga meluber ke jalan raya. Tumpukan sampah yang dikerumuni anjing liar ini membahayakan warga yang ramai melewati jalur tersebut.

Tidak itu saja, pedagang yang keluar berjualan pada waktu dini hari juga mengeluhkan sampah tersebut mengotori tempat berjualan. Warga pun sering meminta kepada pihak pengelola pasar untuk mengangkut sampah tersebut agar tidak tidak menumpuk. Namun, tidak sepenuhnya ditindaklanjuti oleh pihak terkait. Hingga akhirnya terjadi kecelakaan diakibatkan sampah tersebut.

Warga pun sangat kecewa dan terpukul atas insiden ini. Kecelakaan ini kemungkinan tak terjadi, jika tidak ada sampah dikerumuni anjing tersebut. Harusnya pengelola pasar menindaklanjuti keluhan warga, entah itu dengan gotong royong membersihkan sampah di jalan raya tersebut untuk mengantisipasi insiden kecelakaan.

Kepala Lingkungan Reyan, H. Akmal mengatakan, kecelakaan menimpa warganya bernama Said pada Jumat (12/6/2026) malam sekitar pukul 22.00 Wita. “Korban menabrak anjing yang mengerumuni sampah di TPS pasar Gerung itu,” tuturnya, pada Sabtu (13/6/2026).

Pihaknya sangat menyayangkan kejadian ini dipicu tumpukan sampah di TPS Pasar Gerung yang berlokasi di pinggir jalan. Sampah ini kerap dikeluhkan warga setempat dan pedagang yang berjualan, karena meluber hingga ke jalan raya. “Tetapi bulan-bulan ini tidak ada respons, sampahnya sampai keluar hingga bahu jalan,” keluhnya.

Sampah itu diangkut satu kali dalam sehari. Sebelumnya, sampah di TPS itu diangkut sekaligus sehingga tidak ada penumpukan atau meluber ke badan jalan.

Warga bersama Kelurahan pun sering gotong royong membersihkan sampah tersebut, pada tiap hari Jumat atau Jumat bersih menyasar jalan raya dan masing-masing lingkungan secara bergantian. Pihaknya berharap agar pengangkutan sampah dilakukan rutin agar jangan sampai terulang kejadian kecelakaan merenggut korban jiwa seperti menimpa warganya.

“Kami minta kepada pemerintah, kepada yang berwenang penanganan sampah di pasar Gerung, segera dibersihkan, diangkut supaya tidak keluar ke bahu jalan dan tidak mengakibatkan kecelakaan,” harapnya.

Pemerintah melakui Lurah Gerung Selatan, Akhwan Mashudi mengakui dijalur itu cukup rawan, bahkan ia sendiri pernah ditabrak. Diakui, pengangkutan sampah di TPS pasar itu memang kurang maksimal. Ia berharap agar diangkut secara rutin oleh OPD terkait. Pihaknya pun telah melakukan berbagai upaya penanganan. Termasuk anjing liar di pasar itu, pihaknya sudah bekerja sama dengan dokter hewan untuk pemandulan sekitar lima bulan lalu. Selain itu, lanjut dia, di Jalur itu butuh penerangan jalan umum agar ketika pengendara lewat tidak menabrak anjing yang berkeliaran. (her)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN






VIDEO