Mataram (Suara NTB) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkapkan progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, telah mencapai 94,24 persen. Meski para pedagang ikan telah direlokasi dari Pasar Ikan Bintaro ke kawasan tersebut, fasilitas KNMP belum dapat beroperasi secara penuh karena sejumlah infrastruktur dan sarana pendukung masih dalam tahap penyelesaian.
Dalam proyek pembangunan KNMP Bintaro, KKP mengalokasikan anggaran sebesar Rp11 miliar. Dana tersebut difokuskan untuk pembangunan fisik kawasan, sedangkan penyediaan sarana dan prasarana pendukung ditangani oleh unit kerja lain di lingkungan KKP.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan KNMP Bintaro, Diana Santiaji Irawan, menjelaskan bahwa anggaran Rp11 miliar hanya digunakan untuk pekerjaan fisik. Sementara itu, fasilitas pendukung seperti cold storage dan sarana lainnya akan dibangun pada tahap berikutnya.
“Untuk fasilitas lainnya kemungkinan mulai direalisasikan pada Juli ini karena masih menunggu pekerjaan fisik selesai terlebih dahulu,” ujarnya, Kamis (25/6).
Diana mengatakan pembangunan KNMP Bintaro berjalan sesuai target yang ditetapkan, yakni enam bulan masa pengerjaan. Kawasan tersebut diproyeksikan dapat dimanfaatkan secara menyeluruh oleh nelayan dan pedagang ikan setelah masa pemeliharaan selesai atau setelah Provisional Hand Over (PHO) yang ditargetkan berlangsung pada 15 Juli 2026.
Setelah proses PHO, aset KNMP akan diserahterimakan kepada pemerintah daerah sebelum selanjutnya dikelola oleh koperasi yang telah ditunjuk.
Selain itu, pembangunan fasilitas pabrik es juga telah direncanakan dan dijadwalkan mulai dikerjakan pada Agustus 2026. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas perikanan dan menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan.
Terkait kendala pembangunan, Diana memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Menurutnya, dukungan dari Pemerintah Kota Mataram maupun masyarakat setempat turut berkontribusi terhadap kelancaran pelaksanaan proyek.
“Selama proses pembangunan tidak ada kendala yang signifikan. Dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat sangat baik sehingga pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana,” katanya.
KNMP Bintaro merupakan salah satu program pemerintah pusat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penyediaan fasilitas yang lebih representatif bagi nelayan dan pelaku usaha perikanan. Dengan selesainya pembangunan kawasan dan fasilitas pendukung secara bertahap, KNMP diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi perikanan yang modern dan terintegrasi di Kota Mataram. (pan)

