BerandaHEADLINEPorprov NTB akan Adopsi Sistem Klaster

Porprov NTB akan Adopsi Sistem Klaster

RIBUAN atlet se-Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan memeriahkan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB Tahun 2026 yang akan diselenggarakan pada bulan Juli mendatang.
Ketua Umum KONI Provinsi NTB, Mori Hanafi membeberkan Porprov XII akan diikuti oleh 4.909 atlet dan 1.132 ofisial dari 10 kabupaten/kota di NTB, dengan total 6.041 peserta yang akan berlaga pada 51 cabang olahraga dan 758 nomor pertandingan.


Ia menjelaskan, penyelenggaraan Porprov kali ini mengadopsi sistem klaster dengan mengacu pada standar pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON). Kota Mataram akan menjadi pusat pertandingan dengan 32 cabang olahraga, didukung sejumlah daerah penyangga, seperti Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Kabupaten Lombok Utara, dan Kabupaten Sumbawa Barat.
Ia mengaku, saat ini persiapan Porprov telah mencapai 90 persen. Diprediksi bisa 100 persen hingga dengan pekan olahraga ini dimulai.


“Kita yakin, kita optimis. Semua persoalan kita atasi, kita cel terus kondisi di lapangan, kondisi kabupaten/kota, kondisi atlet, kemudian juga kondisi venue,” ujarnya usai bertemu Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal, Jumat, 26 Juni 2026.


KONI juga berencana mencairkan anggaran senilai Rp4 miliar untuk persiapan Porprov XII. KONI juga mendapat sponsor dari ASDP, Angkasa Pura, Amman Mineral, hingga Bank NTB Syariah.
Meski begitu, ia mengaku KONI masih kekurangan anggaran sekitar Rp9 miliar lebih karena berdasarkan perhitungan, anggaran yang dibutuhkan untuk program ini sekitar Rp13,5 miliar.


“Karena ada dua komponen besar di situ. Bantuan cabor aja sudah Rp4 miliar lebih. Ditambah lagi atlet-atlet dan ofisial. Ditambah lagi wasit, juri itu ada 600 orang. Bayangkan pelaksanaannya selama 10 hari, itu saja pembiayaannya Rp6 miliar. Tapi itu masih naik turun bisa lebih rendah, bisa lebih tinggi,” ungkapnya. (era)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN






VIDEO