BerandaEKONOMIProduksi Tinggi, Pemda KLU Intervensi IKM Olahan Jagung

Produksi Tinggi, Pemda KLU Intervensi IKM Olahan Jagung

Tanjung (Suara NTB) – Pemda Kabupaten Lombok Utara (KLU) mengintervensi IKM yang bergerak pada pengolahan jagung melalui bantuan peralatan. Bantuan ini diharapkan tidak hanya menambah kapasitas produksi IKM. Selain itu, bantuan ini juga mendukung daya serap bahan baku yang diproduksi petani jagung KLU.

Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, ST., MT., pada Jumat (26/6), mengungkapkan bantuan peralatan kepada usaha industri mikro dan kecil pengolahan jagung dihajatkan untuk menguatkan kapasitas ausaha kelompok yang bergerak pada pengolahan jagung. Selain itu, pemerintah daerah memfasilitasi usaha masyarakat melalui pelatihan serta dukungan peralatan yang mendukung produksi.

“Semoga peralatan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal. Saya bersama Diskoperindag akan melakukan evaluasi berkala, memantau efektivitas dari pelatihan dan bantuan alat ini,” ujar Wabup.

Program ini juga menjadi salah satu upaya nyata pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan, dengan sasaran masyarakat yang berada pada desil I hingga desil IV.

Bantuan alat pengolahan jagung bagi Industri Kecil Menengah (IKM) bertujuan mendorong hilirisasi produk lokal. Selain itu, itu juga untuk meningkatkan efisiensi produksi, menekan biaya operasional, dan menghasilkan produk olahan bernilai tambah tinggi.

IKM Olahan Jagung di KLU Diharapkan Hasilkan Produk Turunan

Ia berharap, melalui bantuan alat dari pemerintah daerah memungkinkan bagi kelompok-kelompok IKM mengubah jagung mentah menjadi produk turunan siap konsumsi seperti tepung jagung, camilan, atau pakan. Produk tersebut memiliki harga jual yang jauh lebih tinggi.

Untuk diketahui, angka produksi jagung di Kabupaten Lombok Utara cukup tinggi. Pada tahun 2025 lalu, data Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan KLU mencatat angka produksi mencapai 65.861 ton. Produksi tersebut dihasilkan dari luas tanam 11.071 hektare, serta luas panen 9.543 hektare.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Lombok Utara, H. Haris Nurdin, S.Sos., menambahkan bantuan peralatan yang diberikan kepada kelompok merupakan inisiatif dari OPD teknis untuk memperkuat hilirisasi produk lokal. Pada kesempatan ini, penerima manfaat adalah sejumlah kelompok pelaku IKM pengolah jagung di tiga kecamatan. Wilayah yang dimaksud yakni Kecamatan Bayan, Kecamatan Gangga, dan Kecamatan Pemenang.

Selain bantuan alat, Disperindag juga memberi pelatihan kepada 30 peserta dari kelompok penerima manfaat. Harapannya, materi pelatihan yang diberikan menjadi referensi bagi kelompok untuk memperkaya metode pengolahan maupun produk hasil olahan yang bisa diperjualbelikan ke masyarakat. (ari)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN






VIDEO