BerandaEKONOMIKKS KTM Terara: Bukti Nyata Ekonomi Kerakyatan Tumbuh Subur di Tengah Keterbatasan

KKS KTM Terara: Bukti Nyata Ekonomi Kerakyatan Tumbuh Subur di Tengah Keterbatasan

KISAH sukses selalu bermula dari langkah kecil. Begitu pula dengan Koperasi Konsumen Syariah Karya Terpadu Mandiri (KKS KTM) Terara yang kini menjadi bukti nyata bahwa ekonomi kerakyatan bisa tumbuh subur di tengah keterbatasan.

Berawal dari sekelompok kecil petani dan nelayan yang hanya berjumlah 10 orang pada tahun 1993, koperasi ini resmi berdiri pada tahun 1998. Kini, usianya menginjak 28 tahun dengan pertumbuhan yang luar biasa: 4.902 anggota dan total aset mencapai sekitar Rp20 miliar, terdiri dari dana dan bangunan fisik.

Di balik pencapaian ini, ada sosok Ketua Koperasi Konsumen Syariah Karya Terpadu Madani, Hj. Baiq Rusmiati, yang tak kenal lelah membangun koperasi sejak awal.

Sepanjang perjalanannya, koperasi yang awalnya bernama Koperasi Serba Usaha (KSU) ini telah bertransformasi menjadi koperasi konsumen berbasis syariah pada tahun 2022. Model ini dinilai sangat sesuai dengan karakteristik masyarakat Lombok Timur yang mayoritas beragama Islam.

Kiprah KKS KTM Terara pun tak luput dari perhatian pemerintah pusat. Berbagai penghargaan telah diterima, mulai dari era Presiden Soeharto hingga Presiden Joko Widodo. Namun, bagi Rusmiati, penghargaan terbesar adalah kepercayaan para anggota yang terus meningkat.

“Kami tidak hanya bergerak di bidang ekonomi. Koperasi ini juga aktif di bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Kami memiliki aula dan tempat pelatihan sebagai pusat berbagi ilmu,” ungkap Rusmiati dengan penuh haru.

Perjuangan Rusmiati selama puluhan tahun ini mendapat apresiasi tinggi dari Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia, Hj. Farida Farichah, saat berkunjung ke Desa Rarang pada Minggu (28/6/2026) lalu.

“Perjuangan Ibu Baiq Rusmiati sangat inspiratif, terutama bagi para ibu rumah tangga. Ini menunjukkan bahwa perempuan juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan,” ujar Wamen Farida dalam kunjungan kerjanya.

Wakil Menteri Koperasi menegaskan bahwa ada dua kunci utama agar koperasi menjadi besar: pengurus yang amanah dan anggota yang percaya penuh pada pengelolaan dana untuk pemberdayaan.

“Inilah kekuatan koperasi. Mungkin yang kita punya sedikit, tetapi ketika itu dikumpulkan dari sedikit-sedikit maka menjadi modal besar. Modal besar ini kalau dikelola secara amanah oleh pengurusnya maka kemudian menjadi berlipat ganda,” tegas Wamen.

Bahkan, Wamen optimistis nilai aset KKS KTM Terara yang saat ini sekitar Rp20 miliar berpotensi meningkat hingga Rp100 miliar dalam beberapa tahun mendatang.

Wamen juga menekankan pentingnya literasi keuangan bagi masyarakat, termasuk para ibu rumah tangga, agar tidak mudah tergoda oleh pinjaman online ilegal.

“Para anggota diharapkan dapat berbagi ilmu keuangan ini kepada masyarakat lainnya,” pesannya.

Selain itu, Wamen menyosialisasikan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai upaya pemerintah memperkuat ekonomi desa. Program ini memberikan masyarakat akses permodalan, pangan murah, serta kemudahan memperoleh kebutuhan pokok melalui koperasi.

Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, memaparkan sejumlah program unggulan daerah, termasuk program “Lotim Berkembang”—pemberian kredit tanpa bunga yang bertujuan menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus memberantas praktik rentenir.

“Kami ingin menggerakkan ekonomi masyarakat melalui akses pembiayaan yang sehat. Nilai kawasan bebas riba terus kami kembangkan. Dengan kunjungan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan koperasi dapat terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang berkeadilan dan berkelanjutan di Kabupaten Lombok Timur,” pungkas Juaini Taofik.

Kisah KKS KTM Terara membuktikan bahwa dengan kegigihan, amanah, dan semangat gotong royong, koperasi bisa menjadi pilar ekonomi yang kokoh bagi masyarakat. Dari 10 petani dan nelayan, kini ribuan anggota merasakan manfaatnya. Dan ini baru permulaan. (rus)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN






VIDEO