BerandaEKONOMIBudi Daya Kopi di Lotim, Potensi Besar tapi Masih Banyak Terjerat Ijon

Budi Daya Kopi di Lotim, Potensi Besar tapi Masih Banyak Terjerat Ijon

Selong (Suara NTB) – Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan yang menyimpan potensi ekonomi luar biasa bagi masyakarat di Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Namun, di balik prospek cerah tersebut, sebagian besar petani kopi masih terjerat praktik ijon yang menghambat peningkatan kesejahteraan petani.

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Lombok Timur, Mirza Sophian, mengungkapkan, pada tahun 2025 luas lahan kopi di kabupaten ini mencapai 2.114 hektare dengan total produksi 1.887 ton. Namun, produktivitasnya masih sangat rendah, yakni hanya 0,5 ton per hektare.

“Rendahnya produktivitas ini disebabkan oleh teknis budi daya yang masih sembarangan dan tidak teratur,” ujar Mirza menjawab Suara NTB di ruang kerjanya Senin (29/6/2026).

Menurutnya, kondisi ideal seharusnya bisa mencapai 1,5 ton per hektare. Faktor utama yang menyebabkan rendahnya hasil panen adalah minimnya perawatan kebun, jarak tanam yang tidak diatur dengan baik, serta kurangnya pemahaman petani tentang teknik budi daya yang benar.

Salah satu persoalan klasik yang masih membelenggu petani kopi di Lombok Timur adalah praktik ijon atau sistem pembelian hasil panen sebelum masa panen tiba dengan harga yang jauh di bawah harga pasar.

“Sepanjang ini, ijon sangat sulit diberantas. Petani terpaksa melakukannya karena kebutuhan makan setiap hari,” ungkap Mirza.

Berbeda dengan tanaman semusim, kopi merupakan tanaman tahunan yang hanya dipanen sekali dalam setahun. Kondisi ini memaksa petani yang kekurangan biaya hidup sehari-hari untuk menggadaikan hasil panennya kepada tengkulak dengan harga murah. Praktik ijon tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga merusak kualitas kopi karena petani terdorong memanen buah yang belum matang sempurna.

“Untuk kualitas ekspor, cherry kopi yang dipanen harus benar-benar merah. Kalau ijon, ini merusak kualitas. Harus matang betul,” tegas Mirza.

Meskipun menghadapi berbagai kendala, prospek ekonomi kopi dinilai sangat cerah. Harga kopi robusta saat ini mencapai Rp75.000 per kilogram dalam bentuk bubuk, sementara kopi arabika tembus lebih dari Rp100.000 per kilogram.

“Nilai jual kopi sangat tinggi. Kopi tidak pernah turun harganya,” tambah Mirza.

Namun, ia mengingatkan agar kopi tidak dicampur dengan bahan lain. “Di pasar, banyak kopi yang dicampur beras, semestinya jangan dicampur,” imbaunya.

Kawasan Sembalun menjadi sentra produksi kopi terbesar di Lombok Timur. Dari total lahan kopi yang ada, 198 hektare terkonsentrasi di tiga desa di Kecamatan Sembalun, yaitu Desa Sembalun, Sajang, Lawang, dan Bumbung.

Ketinggian ideal untuk budi daya kopi berada pada rentang 600 hingga 1.000 meter di atas permukaan laut (MDPL). Di kawasan Sajang, Sembalun, petani membudidayakan kopi robusta dan arabika karena kondisi geografisnya yang mendukung.

Tahun ini, pemerintah mengalokasikan bantuan bibit 490 hektare lahan untuk pengembangan kopi arabika di beberapa wilayah, termasuk Montong Gading, Bernong Desa Aik Prapa, Toya, Suela, Aikmel, dan Lenek. Setiap hektare lahan diberikan 10.000 bibit kopi.

Ekspor kopi dari Lombok Timur sudah dilakukan secara personal melalui pemanfaatan media sosial. Dinas Pertanian beririsan dengan Dinas Perindustrian dalam upaya pengembangan hilirisasi. Sehingga untuk lebih detail mengenai data ekspor kopi ini disebut ada di Dinas Perindustrian. “Kami di Dinas Pertanian ini kan sampai pascapanen,” imbuhnya.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan kopi lokal melalui penyediaan bibit unggul dan penguatan kelembagaan petani. Dengan potensi lahan yang luas dan harga jual yang stabil, kopi Lotim diharapkan mampu menjadi komoditas andalan yang membawa kesejahteraan bagi para petani.

Namun, upaya serius untuk memberantas praktik ijon dan meningkatkan kapasitas teknis petani menjadi kunci utama agar potensi besar ini benar-benar dapat dinikmati oleh mereka yang berada di garda terdepan para petani kopi di Gumi Selaparang ini. (rus)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN






VIDEO