Sumbawa Besar (Suara NTB) – Satu unit rumah permanen yang berada di Dusun Jompong Ode, Desa Muer, Kecamatan Plampang ludes terbakar, Minggu (5/7) sekitar pukul 00.31 WITA. Pemilik rumah dikabarkan sedang berlibur ke Mataram, sehingga tidak mengetahui kejadian tersebut. Dari kejadian itu kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta.
“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat penegak hukum. Pada saat kejadian rumah tersebut dalam keadaan kosong setelah pemiliknya sedang berada di Mataram,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten SumbawaH. Sahabuddin, Minggu (5/7).
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, api diduga berasal dari arus pendek listrik saat pemilik rumah Yuli Rahmah sedang berada di Mataram. Api kemudian cepat membakar habis rumah tersebut, karena kejadiannya tengah malam saat warga sekitar tengah tertidur.
Proses pemadaman juga berlangsung cukup lama yakni, sekitar 2 jam karena petugas cukup telat mendapatkan informasi. Bahkan untuk memudahkan proses pemadaman, petugas turut meminta bantuan dari masyarakat dengan menggunakan alat seadanya.
“Di proses pemadaman kita turunkan satu unit mobil pemadam dari Markas Kecamatan Utan serta satu unit fire jeff, sehingga api tidak merembet ke rumah lainnya,” ucapnya.
Sehari sebelumnya tepatnya, Sabtu (4/7) sekitar pukul 17.02 WITA,juga terjadi kebakaran di Dusun Bonto, Desa Labuhan Bontong, Kecamatan Empang. Kebakaran tersebut mengakibatkan dua unit rumah ludes terbakar dengan potensi kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta.
“Kebakaran di Labuhan Bontong diduga akibat ledakan tabung gas elpiji 3 kilogram. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski saat kejadian kompor sedang digunakan untuk memasak,” ucapnya.
Dari hasil investigasi sementara terhadap kasus kebakaran yang terjadi di Sumbawa lantaran arus pendek listrik akibat instalasi yang sudah berumur. Pihaknya pun sudah mengimbau masyarakat untuk memperhatikan instalasi listrik mereka masing-masing untuk menekan terjadinya hal yang tidak diinginkan.
“Rat-rata penyebab kebakaran terjadi karena pemilik rumah yang lalai, apalagi Sumbawa saat ini mulai memasuki dasarian pertama musim kemarau meskipun beberapa hujan,” ujarnya. (ils)
——

