BerandaEKONOMIOngkos Umrah Naik hingga Rp4 Juta, Animo Jemaah Tak Surut

Ongkos Umrah Naik hingga Rp4 Juta, Animo Jemaah Tak Surut

Mataram (Suara NTB) – ongkos atau biaya perjalanan melaksanakan ibadah umrah ke Tanah Suci mengalami kenaikan Rp3 juta hingga Rp4 juta dari ongkos sebelumnya. Meski demikian, animo jamaah untuk melaksanakan ibadah ini tak surut.


Sebagaimana dijelaskan Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Bali Nusra, H. Zamroni.


Kenaikan harga paket umrah akibat lonjakan harga tiket pesawat dan penguatan nilai dolar Amerika Serikat. Jamaah yang sudah mendaftar untuk umrah tetap tak mengurungkan niatnya. Bahkan rela menombok biaya tambahan, asal tetap berangkat umrah.


“Sejak akhir Juni sudah mulai berangkat lagi. Pasca pelaksanaan ibadah haji. Dan memang itu tadi tantangannya, harga tiket pesawat yang naik cukup tinggi,” ujarnya kepada Suara NTB, Jumat, 10 Juli 2026 di Mataram.


Menurut Zamroni, saat ini harga paket umrah selama 12 hari dari Lombok berada di kisaran Rp34 juta sebagai harga paling rendah saat ini. Sementara paket dengan fasilitas lebih baik rata-rata dipasarkan di atas Rp35 juta.


Harga tersebut mengalami kenaikan sekitar Rp3 juta hingga Rp4 juta dibandingkan sebelum kenaikan ongkos.


“Kenaikannya sekitar Rp3 juta sampai Rp4 juta. Penyebab utamanya karena kenaikan avtur dan nilai tukar dolar,” jelasnya.


Meski demikian, tingginya biaya perjalanan belum berdampak terhadap minat masyarakat, khususnya di NTB. Zamroni mengaku jumlah calon jamaah yang mendaftar umrah justru tetap meningkat.


” Walaupun paket yang sebelumnya sekitar Rp33 juta sekarang menjadi Rp36 juta, jamaah tetap bersedia membayar selisihnya,” katanya.


Ia menilai masyarakat telah memahami bahwa kenaikan biaya perjalanan bukan berasal dari penyelenggara umrah, melainkan dipengaruhi kenaikan tarif penerbangan internasional yang sebelumnya juga telah disosialisasikan pemerintah.


Komponen terbesar dalam biaya umrah, lanjut Zamroni, memang berasal dari tiket pesawat. Saat ini harga tiket penerbangan langsung Lombok–Jeddah menggunakan Batik Air berkisar Rp19 juta hingga Rp19,9 juta per orang (PP). Sementara Lion Air berada di kisaran Rp21,2 juta dan Garuda Indonesia sekitar Rp21,5 juta.


Adapun jamaah yang memilih penerbangan transit melalui Jakarta menggunakan maskapai internasional seperti Oman Air atau Qatar Airways dapat memperoleh tiket mulai Rp14 juta. Namun harga tersebut belum termasuk biaya penerbangan domestik dari Lombok menuju Jakarta.


Meski harga tiket masih tinggi, Zamroni melihat antusiasme masyarakat untuk berangkat umrah belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.


“Justru kami juga cukup heran, masyarakat tetap berbondong-bondong mendaftar. Sampai saat ini tren jamaah masih terus meningkat,” ujarnya.


Ia berharap kondisi segera membaik. Berdasarkan informasi yang diterimanya, harga tiket penerbangan umrah diperkirakan mulai mengalami penurunan pada September 2026 sehingga biaya perjalanan dapat kembali lebih terjangkau bagi masyarakat. (bul)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO