Sumbawa Besar (Suara NTB)-Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sumbawa, memastikan ketersediaan pupuk di beberapa gudang mitra dalam kondisi aman. Bahkan realisasi saat ini baru diangka 30 persen dari kuota yang disediakan pemerintah.
“Stok pupuk kita sangat aman untuk saat ini, karena baru 30 persen yang sudah ditebus oleh para petani dari kuota yang disediakan pemerintah,” Kabid Sarana Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Wirawan Margana, kepada Suara NTB, Jumat (10/7).
Ia melanjutkan, dari komposisi pupuk yang disiapkan pemerintah hanya pupuk jenis organik dan NPK saja yang kurang diminati oleh para petani. Pasalnya, dua jenis pupuk ini minim peminat, sehingga pemerintah mengurangi kuota pupuk tersebut untuk Kabupaten Sumbawa.
Alasan utama para petani sehingga kurang meminati pupuk organik lantaran banyak rumput yang akan ditumbuh. Hanya saja alasan itu kata dia,belum bisa dipastikan karena pihaknya belum melakukan kajian secara khusus.
“Biaya angkut pupuk organik juga sangat mahal dibandingkan pupuk jenis lain. Itu juga diperparah dengan minimnya jalan usaha sehingga petani harus mengeluarkan biaya lebih,” ucapnya.
Wirawan mengatakan, kuota pupuk organik termasuk NPK ini dikurangi karena tidak ada yang melakukan penebusan, sehingga hal ini berdampak pada kuota yang diberikan pemerintah, apalagi setiap bulan selalu dilakukan evaluasi terhadap penebusan pupuk tersebut.
“Itu yang menjadi alasan utama sehingga kuota untuk dua jenis pupuk tersebut, berkurang karena sepi peminat. Daripada nganggur sehingga kuota Sumbawa digeser ke daerah lain yang membutuhkan,” ujarnya.
Disinggung terkait ketersediaan pupuk yang ada saat ini dengan rencana lahan yang akan tanam, wirawan mengaku masih sangat mencukupi. Bahkan, ia mengklaim tidak akan terganggu untuk musim hujan tahun 2026. “Jatah kita untuk pupuk urea saat ini sebesar 51.970 ton dan masih sama dengan kuota sebelumnya. Kami pun yakin ketersediaan pupuk untuk musim tanam Oktober- Desember masih sangat aman dan tidak terjadi kelangkaan,” demikian kata dia. (ils)

