BerandaNTBKOTA MATARAMWali Kota Minta OPD Genjot Realisasi PAD pada Triwulan III

Wali Kota Minta OPD Genjot Realisasi PAD pada Triwulan III

Mataram (Suara NTB) – Wali Kota Mataram, Dr. H. Mohan Roliskana, meminta organisasi perangkat daerah (OPD) yang realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusinya masih rendah pada Semester I 2026 agar menggenjot kinerja pada Semester II. Langkah tersebut diharapkan mampu mengejar target PAD yang telah ditetapkan hingga akhir tahun.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Mataram mencatat realisasi PAD dari sektor retribusi pada empat OPD hingga Semester I 2026 masih berada di bawah 50 persen. Keempat OPD tersebut adalah Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan, dan Dinas Pariwisata.

Berdasarkan data realisasi PAD hingga Juni 2026, DLH baru membukukan pendapatan sekitar Rp4,25 miliar atau 34 persen dari target Rp12,5 miliar. Dinas Pariwisata merealisasikan sekitar Rp200 juta dari target Rp800 juta.

Sementara itu, Dinas Perhubungan mencatat realisasi sekitar Rp5 miliar dari target Rp18,5 miliar. Adapun Dinas Perdagangan menjadi OPD dengan capaian terendah, yakni sekitar 17 persen dari target PAD sebesar Rp8,2 miliar.

Menanggapi capaian tersebut, Mohan meminta seluruh OPD yang realisasinya masih rendah segera melakukan percepatan melalui berbagai upaya, termasuk memperkuat manajemen dan strategi peningkatan penerimaan retribusi.

“Dari laporan pencapaian di beberapa OPD yang masih minim, harus mulai sekarang diupayakan untuk digenjot dengan memaksimalkan pola-pola pendekatan dan manajemen. Saya sudah sampaikan, pada triwulan ketiga harus kembali digenjot. Biasanya memang kenaikan realisasi terjadi menjelang akhir triwulan ketiga,” ujarnya, Senin (13/7).

Menurut Mohan, pemerintah daerah telah melakukan evaluasi dan pemetaan terhadap OPD yang realisasi PAD-nya belum optimal. Dengan langkah tersebut, ia optimistis target PAD yang telah disepakati dapat tercapai hingga akhir tahun.

Meski demikian, ia mengakui target yang diberikan kepada setiap OPD tidak selalu mudah dipenuhi. Sebab, OPD tidak hanya bertugas mengejar pendapatan daerah, tetapi juga menjalankan berbagai pekerjaan teknis yang menjadi tanggung jawab utama masing-masing.

“Di satu sisi mereka mengerjakan tugas-tugas teknis yang tidak mudah, di sisi lain juga harus memikirkan optimalisasi retribusi untuk PAD. Dua hal ini harus berjalan beriringan,” katanya.

Ia menambahkan, pencapaian target PAD merupakan tanggung jawab bersama yang harus diupayakan secara kolektif. Menurutnya, selama OPD telah bekerja secara maksimal, selisih capaian yang tidak terlalu jauh dari target masih dapat dimaklumi.

“Sepanjang saya melihat nanti usahanya sudah maksimal dan marginnya tidak terlalu besar dengan target, saya rasa hal itu masih bisa kita maklumi,” jelasnya.

Mohan juga menegaskan seluruh OPD terus bekerja keras untuk meningkatkan penerimaan retribusi. Ia meyakini masing-masing perangkat daerah memiliki terobosan dan inovasi yang dapat mempercepat realisasi PAD hingga akhir tahun. (pan)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO