BerandaNTBSUMBAWAPemkab Sumbawa akan Lakukan Peremajaan Tanaman Kopi

Pemkab Sumbawa akan Lakukan Peremajaan Tanaman Kopi

Sumbawa Besar (Suara NTB)-Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sumbawa, berkomitmen untuk memperluas serta peremajaan tanaman kopi. Sebab, lahan tanaman kopi di beberapa wilayah potensial seperti di Kecamatan Batulanteh, Alas Barat, dan Ropang masih cukup luas.

“Tahun ini kita dapatkan anggaran dari pusat untuk peremajaan dua jenis kopi. Jenis Arabika kita alokasikan di daerah ketinggian 800 MDPL seluas 200 hektar dan 600 hektar jenis Robusta,” Kata Kabid Sarana Pertanian Distan Kabupaten Sumbawa, Wirawan Margana, kepada Suara NTB, Senin (13/7).

Wirawan melanjutkan, bantuan tersebut nantinya terdiri dari sekitar 1.000 bibit per hektar. Selain itu, ada juga bantuan pembiayaan Hari Orang Kerja (HOK) sebanyak 16 orang per hektar. Hanya saja untuk besaran bantuan yang diperoleh belum diketahui secara pasti, karena masuk dalam daftar penggunaan anggaran pemerintah pusat. 

“Sebaran bantuan ini meliputi Kecamatan Utan di wilayah Sebedo, Ropang, Batulanteh, dan di Kecamatan Alas tepatnya di Dusun Matemega,” ucapnya.

Peremajaan kopi tersebut menjadi atensi pemerintah untuk terus dikembangkan, karena nilai produksi kopi Sumbawa sudah mampu menyumbang sekitar 42,27 persen terhadap produksi kopi yang ada di wilayah NTB.

Saat ini kata dia, pemerintah tengah memberikan atensi khusus terhadap tanaman kopi agar masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN),termasuk pemberian bibit dalam lima tahun kedepan. Selain itu, akan diberikan mesin untuk pengolahan bibit kopi yang dihasilkan oleh masyarakat.

“Rencana Pak Menteri saat ini pemberian bibit kopi akan menjadi PSN di tahun 2026. Di tahun 2027-2029 pemerintah akan fokus ke pengolahan hasil dari produksi tersebut,” jelasnya.

Pihaknya memastikan akan tetap berusaha mengoptimalkan potensi lahan tanaman kopi terutama di daerah dataran tinggi. Pasalnya, harga jual kopi saat ini dianggap cukup bagus sehingga bisa meningkatkan perekonomian petani kopi.

“Di program Sumbawa hijau lestari yang dicanangkan pemerintah kita juga sudah melakukan penanaman kopi di Batudulang sebanyak 10.000 bibit kopi,” jelasnya.

Selain meningkatkan produksi, pemerintah pun memastikan akan memantapkan infrastruktur pendukung. Salah satunya lantai jemur termasuk alat pemasaran, sehingga kedepannya kopi Sumbawa ini, bisa lebih maju dan bersaing dengan kopi dari daerah lainnya.

“Kami juga akan mendorong adanya gerai penjualan kopi dengan melibatkan UMKM, sehingga kedepannya kopi Sumbawa akan jauh lebih dikenal,” ujarnya. (ils)

 

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO