Bima (Suara NTB) – Sebuah rumah panggung milik Maemunah (60), warga Dusun Sakolo, Desa Simpasai, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, ludes terbakar pada Selasa, (14/7), sekitar pukul 08.10 WITA. Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik itu, turut menghanguskan uang tunai Rp50 juta, satu unit sepeda motor, serta satu unit gudang semi permanen milik warga lainnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bima, Ruslan, S.Sos., mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting arus pendek listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, api menghanguskan satu unit rumah panggung 12 tiang beserta seluruh isinya dan merusak satu unit gudang semi permanen berukuran 5×6 meter.
“Rumah milik Maemunah beserta seluruh isinya hangus terbakar. Uang tunai sekitar Rp50 juta dan satu unit sepeda motor vario juga ikut terbakar, sehingga total kerugian diperkirakan mencapai Rp130 juta,” ungkapnya, Selasa (14/7).
Selain rumah Maemunah, kebakaran juga mengakibatkan gudang semi permanen milik Kamarudin (50), seorang aparatur sipil negara (ASN) mengalami kerusakan berat. Gudang berukuran 5×6 meter itu berada di lokasi yang sama dengan rumah korban.
Menurut Ruslan, saat kebakaran terjadi Maemunah sedang dalam perjalanan menuju Desa Nggembe, Kecamatan Bolo. Ia baru mengetahui rumahnya terbakar setelah mendapat kabar saat berada di Desa Boke, Kecamatan Sape, sehingga langsung berbalik menuju rumahnya.
Api pertama kali diketahui warga sekitar pukul 08.10 WITA setelah terlihat kepulan asap dari dalam rumah. Warga kemudian berteriak meminta pertolongan dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu petugas pemadam kebakaran.
“Kobaran api cepat membesar karena sebagian besar material rumah mudah terbakar. Sebelum petugas tiba, warga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sehingga api tidak sempat merembet ke rumah lain,” katanya.
Satu unit mobil pemadam dari Pos Damkar Lambu tiba di lokasi sekitar pukul 08.20 WITA. Sekitar 20 menit kemudian, satu unit mobil pemadam dari Pos Damkar Sape turut membantu proses pemadaman. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 09.00 WITA.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.00 Wita setelah dua unit mobil pemadam dari Pos Damkar Lambu dan Pos Damkar Sape melakukan pemadaman bersama warga setempat,” tutup Ruslan. (hir)

