Tanjung (Suara NTB) – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU), I Made Karyasa, S.Pd.H., SIP., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap solid dalam membangun daerah. Ia menyadari, tantangan yang dihadapi Lombok Utara tidak ringan, yakni tuntutan membangun dihadapkan pada keterbatasan anggaran.
“Kita harapkan seluruh unsur di Lombok Utara tetap solid, tetap bangkit dari segala keterpurukan. Kita tahu kita pernah diuji oleh gempa, Covid-19 dan lainnya sebagainya. Tetapi, kita buktikan kita tetap terus bangkit,” ungkap Karyasa, di sela-sela HUT KLU, Senin (21/7/2026).
Keterbatasan itu, menurut dia tidak lantas menjadi penghalang untuk bercita-cita membangun daerah. Sebaliknya, melalui soliditas dan semangat gotong-royong untuk menyejahterakan Kabupaten Lombok Utara ini, ia yakini banyak hal yang dapat diselesaikan meski secara bertahap.
Ia mengatakan, terdapat beberapa persoalan yang mungkin belum bisa terselesaikan lebih cepat oleh pemerintah daerah. Hal itu tidak lepas dari keterbatasan anggaran.
Tentunya hal ini menjadi PR yang harus sama-sama kerjakan, ataupun diperjuangkan bersama untuk diselesaikan. Di antara banyaknya problem, Karyasa meminta penanganan dapat lebih selektif dengan memprioritaskan pembangunan kebutuhan dasar masyarakat Lombok Utara.
“Ini menjadi momentum kita semakin menguatkan diri untuk bangkit menjadi daerah yang betul-betul mandiri dari sisi fiskal daerah, dan juga kita terus bisa maju, menyejahterakan masyarakat kita. Kita sudah mengetahui masalah KLU, terutama soal kebutuhan dasar. Soal pendidikan, masih banyak ruang kelas kita yang belum bisa terpenuhi atau terbangun. Soal kesehatan, juga kita belum bisa maksimal memberikan pelayanan untuk masyarakat,” tambahnya.
Sedangkan pada pemenuhan air bersih di Gili Trawangan dan Gili Meno, politisi PDIP KLU ini juga menilai perlu langkah konkret untuk menyelesaikannya. PR ini kata dia, agar dapat segera dituntaskan melalui kebijakan yang dianggap tepat.
“Begitu juga persoalan sampah dan persoalan infrastruktur jalan, masih banyak yang belum kita selesaikan pembangunannya. Jalan-jalan penghubung desa agar terus ditingkatkan untuk mendukung mobilitas ekonomi masyarakat desa,” tutup Karyasa. (ari)

