BerandaNTBDOMPUSejumlah Sekolah di Dompu Minim Siswa Baru

Sejumlah Sekolah di Dompu Minim Siswa Baru

Dompu (Suara NTB) – Sejumlah sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Dompu, minim jumlah peserta didik baru pada tahun ajaran 2026/2027. Bahkan, beberapa sekolah hanya memperoleh dua hingga tujuh siswa baru.

Berdasarkan data sementara Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Dompu, terdapat 14 sekolah yang menerima kurang dari 10 siswa baru. Di antaranya,SDN 19 Dompu sebanyak 7 siswa, SDN 24 Dompu 5 siswa, SDN 32 Dompu 9 siswa, SDN 20 Kempo 8 siswa, SDN 9 Pajo 5 siswa, SDN 10 Pajo 5 siswa, SDN 21 Manggelewa 3 siswa, SDN 41 Woja 2 siswa, SDN 36 Woja 4 siswa, SDN 7 Pekat 6 siswa, SDN 24 Pekat 6 siswa, SDN 28 Pekat 7 siswa, SDN 29 Pekat 7 siswa, dan SDN 30 Pekat 4 siswa.

Sementara pada jenjang SMP, sekolah yang mengalami jumlah peserta didik baru sangat sedikit di antaranya SMP 9 Satap Dompu dengan 3 siswa, SMPN 6 Kempo 2 siswa, dan SMPN 3 Satap Pajo 10 siswa.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Dikpora Kabupaten Dompu, H. Nurdin, M.Pd, Kamis (23/7), mengatakan rendahnya jumlah siswa baru di sejumlah sekolah dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah tingkat kepercayaan masyarakat sekolah serta orang tua memilih menyekolahkan anaknya ke sekolah swasta.

“Faktornya beragam. Ada orang tua yang lebih memilih menyekolahkan anaknya ke sekolah swasta, ada juga yang berkaitan dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sekolah tersebut,” ujarnya.

Menurut Nurdin, kondisi ini menjadi perhatian serius Dinas Dikpora. Untuk itu, pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sekolah-sekolah yang mengalami kekurangan siswa. Evaluasi tersebut meliputi kepemimpinan kepala sekolah, kualitas dan kinerja guru, hingga kondisi sarana dan prasarana yang tersedia di sekolah.

“Kami akan melakukan evaluasi terhadap kepemimpinan kepala sekolah, mutu guru, serta sarana dan prasarana di sekolah-sekolah tersebut. Harapannya, kondisi ini dapat diperbaiki sehingga pada penerimaan siswa baru tahun depan jumlah peserta didik bisa meningkat,” katanya.

Ia berharap hasil evaluasi tersebut dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan di sekolah-sekolah yang selama ini kurang diminati masyarakat, sehingga kepercayaan masyarakat kembali tumbuh dan berdampak pada peningkatan jumlah peserta didik baru. (ula)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO