Mataram (Suara NTB) – Kantor SAR Mataram bergerak cepat merespons laporan Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) yang menimpa seorang wisatawan di jalur wisata Air Terjun Bale Puntik/Temburun Bilok, Dusun Murpadang, Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunung Sari), Kabupaten Lombok Barat, pada Minggu (26/7/2026).
Korban atas nama Azril Fikri (24 tahun), warga Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat, mengalami kecelakaan akibat terpeleset di area air terjun sekitar pukul 14.00 Wita saat melakukan kunjungan bersama rombongan. Akibat insiden tersebut, korban mengalami patah tulang tungkai atas (paha) sebelah kanan dan lengan bawah sebelah kanan serta dalam kondisi lemas.
Berdasarkan informasi yang diterima pada sore hari, korban awalnya telah mendapatkan pertolongan awal secara swadaya oleh warga setempat yang mengevakuasi korban dari bawah air terjun ke rumah singgah warga di kebun dekat lokasi pada pukul 15.00 Wita. Mengingat akses jalan yang terjal dan sulit serta kondisi korban yang mengalami patah tulang, warga kemudian melaporkan kejadian ini dan meminta bantuan evakuasi darurat kepada Kantor SAR Mataram.
Dewa Gde Kerta, Koordinator Lapangan mewakili Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi mengatakan, Tim Rescue Kantor SAR Mataram langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan medis, mountaineering, evakuasi dan peralatan pendukung lainnya. Setibanya dilokasi, tim langsung berkoordinasi dengan unsur terkait serta warga setempat dan membantu proses evakuasi.
“Korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat pada Minggu malam dan langsung diserahkan kepada pihak ambulans untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” ungkap Dewa Gde Kerta.
Turut melibatkan unsur SAR dari TNI, Polri, BPBD, Perangkat Desa Bukit Tinggi, warga setempat dan pihak terkait lainnya.
Kantor SAR Mataram mengimbau kepada seluruh masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata alam, khususnya air terjun dan jalur pendakian, agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, memperhatikan faktor cuaca, serta menggunakan perlengkapan keselamatan yang memadai guna meminimalisir risiko kecelakaan. (r)

