BerandaNTBLOMBOK BARATTiga Bulan Jadi Kader, Fraksi PAN Lobar Prihatin LAZ Terjerat OTT KPK

Tiga Bulan Jadi Kader, Fraksi PAN Lobar Prihatin LAZ Terjerat OTT KPK

Giri Menang (Suara NTB) – Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati non aktif Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) mengundang keprihatinan dari kalangan fraksi Partai Fraksi Amanat Nasional (F-PAN). PAN sendiri telah mengambil langkah tegas memberhentikan LAZ dengan tidak hormat.


Ketua Fraksi PAN DPRD Lobar, Munawir Haris, mengatakan partainya menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Namun, ia menegaskan kasus tersebut tidak lagi berkaitan dengan organisasi PAN.


“Kami prihatin terhadap kasus yang menimpa Pak LAZ. Tetapi persoalan hukum tidak boleh main-main,” kata Munawir, Senin (27/7/2026).


Ia menjelaskan LAZ memang belum diberhentikan secara administratif dari jabatannya oleh negara. Namun, PAN telah lebih dahulu mengambil langkah internal. “Di PAN, beliau sudah ditarik keanggotaannya dan dipecat dengan tidak hormat,” ujarnya.


Munawir menegaskan keputusan itu membuat PAN tidak lagi memiliki hubungan organisasi dengan LAZ. Munawir mengakui operasi tangkap tangan KPK terhadap LAZ ikut memengaruhi citra PAN. Karena itu, partai memilih mengambil keputusan cepat.


“Kasus OTT tentu berimplikasi terhadap citra partai. Karena itu kami mengambil langkah strategis,” katanya.


Ia juga mengingatkan LAZ baru sekitar tiga bulan memimpin DPW PAN NTB sebelum tersandung perkara hukum. Meski demikian, Munawir berharap masyarakat tidak mencampuradukkan proses hukum dengan keberlangsungan organisasi partai.


Munawir menambahkan, sejumlah program pemerintahan yang bermanfaat tetap layak diteruskan oleh kepemimpinan baru di Lobar. Sebaliknya, ia meminta Wakil Bupati Hj. Nurul Adha melakukan evaluasi terhadap birokrasi, terutama OPD yang selama ini dinilai tidak profesional. (her)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO