BerandaNTBSUMBAWA BARATDapur SPPG Pastikan Tak Ada Ditutup

Dapur SPPG Pastikan Tak Ada Ditutup

Taliwang (Suara NTB) – Koordinator Wilayah Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Firbani Ramadan, memastikan tidak ada satu pun dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkena kebijakan penutupan permanen ataupun suspend.

“Kita sudah melakukan pengecekan data. Dan kami pastikan tidak satu pun dapur di KSB masuk daftar penutupan permanen maupun suspend sebagaimana diumumkan Kepala BGN kemarin,” klaim Firbani, Selasa (28/7).

Saat ini, terdapat 15 unit SPPG yang telah beroperasi di KSB. Firbani mengatakan, seluruh dapur mitra MBG itu statusnya aktif dalam memberikan pelayanan. “Tidak ada yang kena suspend semuanya beroperasi,” cetusnya.

Dalam pelayanan diakui Firbani, masih terdapat beberapa dapur SPPG belum berjalan optimal. Selaku koordinator, ia mengatakan, masih kerap mendapat laporan maupun komplain warga terhadap operasional dapur. “Laporan terakhir ada dapur diprotes warga karena pembuangan limbahnya bocor. Dan itu sudah kami tegur pengelolannya sehingga langsung diperbaiki,” ujarnya.

Persoalan limbah itu diakui Firbani, paling banyak mendapat sorotan warga. Ia mengatakan, meski semua dapur sudah mengantongi sertifikat laik sanitasi higiene (SLHS), namun pada tingkat lapangan kerusakan fasilitas sanitasi atau kesalahan pengelolaan limbah tetap tidak bisa terhindarkan sepenuhnya.

“Tapi intinya kalau ada kerusakan atau kesalahan penanganan, pengelola SPPG segera memperbaikinya,” tegas Firbani.

Guna mengatasi persoalan pengelolaan limbah dapur SPPG itu, Firbani melanjutkan, pihaknya saat ini bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KSB tengah menginisiasi, agar setiap unit dapur memiliki surat layak operasional (SLO). “Ini terobosan kami dan mungkin satu-satunya. Jadi semua dapur selain mengantongi SLHS juga harus punya SLO yang diterbitkan DLH. Ini untuk memberikan jaminan bahwa operasional setiap dapur benar-benar telah memenuhi standar perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup,” tandasnya.

Sebagai informasi Kepala BGN, Sudaryono telah menghentikan operasional secara permanen 833 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dari total dapur yang disuspend sebanyak 424 berada di BGN Wilayah 3 meliputi Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Bali, NTB, NTT dan Papua.(bug)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO