BerandaNTBSUMBAWABuka Rute Penerbangan Baru, Pemkab Sumbawa Jajaki Kerjasama dengan PT. TransNusa

Buka Rute Penerbangan Baru, Pemkab Sumbawa Jajaki Kerjasama dengan PT. TransNusa

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melakukan audiensi dengan PT.TransNusa pada, Selasa (28/7). Tujuannya agar perusahaan jasa penerbangan itu bisa membuka rute penerbangan baru. Hal itu dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk membuka konektivitas udara menuju Sumbawa.

“Kami melaksanakan audiensi dengan PT. TransNusa di Jakarta untuk membahas peluang pembukaan rute penerbangan menuju Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin III Sumbawa melalui pengoperasian pesawat ARJ21-700,” kata Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, Selasa (28/7).

Langkah tersebut merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas daerah. Selain itu, adanya moda transportasi udara diharapkan bisa membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat.

“Pembukaan rute baru ini kita harapkan bisa mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, investasi, dan perekonomian daerah dengan moda transportasi yang lebih cepat,” ucapnya.

Menurutnya, sinergi dan komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan diharapkan menghadirkan rute penerbangan baru ke Sumbawa dapat segera terwujud. Ia meminta doa dan dukungan seluruh masyarakat,agar upaya ini membuahkan hasil terbaik demi Sumbawa yang semakin unggul, maju, dan sejahtera.

“Kita baru memiliki satu maskapai yang melayani rute Sumbawa-Denpasar dan Lombok-Sumbawa. Tentu dengan adanya tambahan maskapai, maka masyarakat akan memiliki banyak pilihan moda transportasi udara,” jelasnya.

Sebelumnya Kepala Otoritas bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa, Tri Pono Basuki Wijianto mengungkapkan pergerakan penumpang terus mengalami tren positif setiap tahunnya. Bahkan pada tahun 2025 menjadi tahun pertumbuhan paling agresif mencapai 20,80 persen.

“Pergerakan pesawat juga menunjukkan tren pertumbuhan yang cukup stabil di angka 12 persen-13 persen per tahun. Meski untuk pertumbuhan kargo merosot -25,67 persen tahun 2025 dan akan kembali pulih pada tahun 2026 10-18 persen,” Tri Pono (6/7).

Tri melanjutkan, pihaknya juga memproyeksikan pertumbuhan penumpang dari 47,8 persen menjadi 55,1 persen.  Artinya, di tahun 2030 setip pesawat nantinya akan terisi sekitar 7-8 orang lebih banyak dibandingkan tahun 2022 lalu.

“Rute menuju Bandara Sumbawa menjadi semakin sehat secara finansial, karena tingkat keterisian kursi yang membaik. Pertumbuhan penumpang nantinya lebih cepat jika ada tambahan moda transportasi udara,” ujarnya. (ils)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO