Mataram (Suara NTB) – Jumlah pengawas sekolah di Mataram masih sedikit. Dari jumlah ideal 24 orang, hanya berjumlah enam orang. Minimnya pengawas menjadi perhatian serius untuk mempercepat proses seleksi.
Sekretaris Disdik Kota Mataram, H.Naufal Aldian mengatakan, pengangkatan pengawas sekolah ini akan dilakukan melalui skema seleksi Bakal Calon Pengawas Sekolah (BCPS). Pasalnya,syarat menjadi pengawas mesti memiliki pengalaman sebagai kepala sekolah minimal dua tahun.
Sebagaimana seleksi kepala sekolah (Kepsek), penjaringan pengawas sekolah juga akan melalui sejumlah tes. Puncaknya adalah tahap pendidikan dan pelatihan atau Diklat. BCPS direncanakan terlaksana di bulan Oktober.
“Insyaallah, kita sudah anggarkan untuk BCPS di ABT (Anggaran Belanja Tambahan). Kita akan laksanakan di bulan Oktober,” ujarnya, Jumat (31/7).
Dalam proses tersebut, Disdik akan berkoordinasi dengan Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) selaku perwakilan Kemendikdasmen di daerah. Koordinasi dimaksudkan untuk memastikan proses BCPS hingga pengangkatan pengawas berjalan tertib dan sesuai regulasi.
“Kita tunggu rekomendasinya dari Kementerian (Mendikdasmen) dalam hal ini BPMP,” tuturnya.
Adapun jumlah pengawas yang akan dilantik mengacu pada kebutuhan riil di lapangan. Naufal menyebut, berdasarkan rasio, satu pengawas bertugas untuk sepuluh sekolah. Namun, perbandingan tersebut dinilai jauh dari ideal. Menurutnya, jumlah ideal didasarkan pada rasio satu banding tujuh.
“Kalau satu banding tujuh perbandingan kita, mungkin sekitar ada 24 pengawas yang harus kita lantik,” pungkasnya. (sib)

