Praya (Suara NTB) – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Ardhia Rinjani (Tiara) Lombok Tengah (Loteng) telah menghitung kebutuhan lahan untuk pembangunan fasilitas Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) Cerorong-Danau Biru mencapai 1,2 hektare. Dengan rincian, 1 hektare untuk lokasi pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) SPAM. Sisanya untuk lokasi pembangunan reservoir yang rencananya akan dibangun di dua titik.
Direktur Utama Perumdam Tiara Loteng Bambang Supratomo, S.I.P., M.M., mengungkapkan lokasi pembangunan fasilitas-fasilitas tersebut sudah dipetakan. Di mana untuk fasilitas IPA rencanannya akan dibangun diwilayah Desa Pemepek Kecamatan Pringgarata. Sementara untuk fasilitas reservoir-nya akan dibangun di Desa Sepakek serta Desa Pagutan.
“Untuk proses pembebasan lahanya sendiri itu nantinya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Sedangkan pembangunannya SPAM-nya sendiri akan ditanggung oleh pemerintah pusat,” jelasnya kepada Suara NTB saat dikonfirmasi Selasa (4/8).
Ia menambahkan, saat ini pihaknya masih terus melengkapi semua persyaratan dan dokumen yang diminta oleh pemerintah pusat dan diharapkan seluruhnya lengkap tahun ini. Termasuk soal kesiapan lahannya. Dengan begitu, bisa segera diajukan pengusulannya ke pemerintah pusat supaya tahun depan proses pembangunan fisiknya diharapkan sudah bisa dimulai.
“Jika tidak ada halangan berarti pertengahan tahun 2027 mendatang, groundbreaking pembangunan SPAM Cerorong-Danau Biru yang nantinya akan dinamai SPAM Masmirah diharapkan sudah bisa dilakukan,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, beberapa hari lalu pihaknya juga sudah mempresentasikan langsung soal kesiapan dukungan daerah terkait pembangunan SPAM tersebut ke Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU).
Bambang menjelaskan, soal proses persiapan di daerah sejauh ini berjalan lancar. Pihaknya pun berharap tidak ada kendala berarti yang bisa menghambat rencana pembangunan SPAM Cerorong-Danau Biru tersebut. Sosialisasi kepada masyarakat terutama masyarakat yang wilayahnya akan terkena dampak pembangunan SPAM Cerorong-Danau Biru juga terus dilakukan.
Terkait kesiapan pembebasan lahan, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Loteng Taufikurrahman, PN., menegaskan anggarannya akan disiapkan di APBD perubahan tahun 2026 ini. Hanya saja, ia belum bersedia mengungkapkan jumlah anggaran yang disiapkan. Karena masih proses pembahasan. “Tapi yang jelas soal anggaran kita siap,” tegasnya.
Ia menjelaskan untuk proses pembebasan lahannya nanti akan ditangani oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim). Luas lahan yang akan dibebaskan disesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Lokasi lahan yang akan dibebaskan tidak di satu titik, tetapi di tiga titik.
“Dalam hal ini sesuai aturan yang ada, untuk proses pembahasan lahan tentunya akan melibatkan tim apraisal,” tandas Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Loteng ini. (kir)

