BerandaNTBSUMBAWA BARATOPD Diingatkan Siaga Hadapi Dampak Kemarau

OPD Diingatkan Siaga Hadapi Dampak Kemarau

- Advertisement -

Taliwang (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau tahun ini. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta terlibat aktif dalam mengantisipasi dan menangani dampak yang berpotensi muncul di tengah masyarakat.

Penekanan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) KSB, Hairul dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar pemerintah daerah bersama seluruh OPD serta jajaran TNI dan Polri. Rapat tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah menghadapi potensi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Pelaksana BPBD KSB, Abdullah mengatakan, dalam rapat tersebut Sekda KSB, Hairul meminta seluruh OPD tidak hanya menunggu ketika bencana terjadi. Setiap perangkat daerah diharapkan mengambil bagian sesuai tugas dan kewenangannya dalam penanggulangan dampak kemarau.

“Dalam arahannya menginstruksikan kepada seluruh OPD, agar turut ambil bagian dalam penanggulangan dampak kemarau,” terang Abdullah, Kamis (13/8).

Menurutnya, terdapat dua dampak utama yang perlu menjadi perhatian bersama yakni kekeringan yang ditandai dengan menyusutnya sumber air bersih masyarakat serta ancaman karhutla.

Untuk kekeringan, BPBD KSB sendiri bersama berbagai pihak baik internal pemerintah maupun pihak lainnya telah melakukan distribusi air bersih ke Desa Seloto, Kecamatan Taliwang, dan Desa Senayan, Kecamatan Poto Tano. “Terbaru ada permintaan bantuan air dari Desa Lamusung, Kecamatan Seteluk dan itu masih kami proses,” ujarnya.

Selain kekeringan, potensi karhutla juga menjadi perhatian. Ancaman tersebut terutama dapat muncul akibat aktivitas pembukaan lahan dengan cara pembakaran. Karena itu, Abdullah mengingatkan masyarakat agar tidak membakar lahan sembarangan, terutama di sekitar kawasan permukiman. Kondisi kemarau membuat lahan lebih mudah terbakar dan api berpotensi cepat meluas.

Abdullah berharap keterlibatan seluruh OPD yang diperkuat dengan dukungan TNI dan Polri,dapat membuat penanganan dampak kemarau berjalan lebih cepat. Ia juga mengajak masyarakat menjadi bagian dari upaya pencegahan dengan menggunakan air secara bijak dan segera melaporkan apabila terjadi kekeringan maupun menemukan titik api.

“Kami berharap masyarakat ikut menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Jika ada kekurangan air atau titik api, segera laporkan agar bisa ditangani lebih cepat,” imbuhnya.(bug)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO