Sumbawa Besar (Suara NTB)-Pemkab Sumbawa akan mengusulkan penanganan ruas jalan rusak ke pemerintah pusat melalui skema bantuan presiden (Banpres). Pasalnya, perbaikan jalan jika mengandalkan anggaran pemerintah dinilai tidak akan maksimal.
“Ada yang namanya jalan induk ada juga jalan ranting-ranting. Jalan ranting inilah yang menjadi bahan kami (pemerintah) untuk kita usulkan penanganannya melalui Banpres,” kata Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, Kamis (13/8).
Deputi IV Kantor Staf Kepresidenan (KSP) sebelumnya, sudah turun ke Sumbawa untuk melakukan pengecekan lanjutan atas infrastruktur jalan yang diusulkan,sehingga jalan ranting yang saat ini berada dalam kondisi tidak layak bisa dilakukan penanganan melalui anggaran tersebut.
“Inilah yang menjadi fokus kami saat ini, karena kita targetkan dalam 5 tahun kedepan jalan mantap kita berada pada posisi 80 persen dan itu akan kita maksimalkan,” tambahnya.
Kunjungan yang dilakukan oleh Deputi IV KSP merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan. Sebab, infrastruktur jalan tersebut menjadi salah satu kebutuhan mendesak masyarakat, terutama untuk mendukung konektivitas antarwilayah.
“Tidak hanya konektivitas antarwilayah semata, tetapi ketika akses bagus maka distribusi hasil pertanian akan lancar, serta mendorong pertumbuhan ekonomi baru di daerah,” ujarnya.
Ansori mengatakan, saat pertemuan dengan jajaran Deputi IV KSP yang dilanjutkan pengecekan lapangan bertujuan agar pembangunan dan peningkatan ruas jalan disampaikan sebagai kebutuhan mendesak bagi masyarakat. Tentu dengan kualitas infrastruktur jalan yang memadai akan memberikan dampak langsung terhadap mobilitas warga dan peningkatan aktivitas ekonomi.
“Kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan melalui program Banpres untuk mempercepat penanganan sejumlah ruas jalan strategis yang ada di Sumbawa,” ucapnya.
Pihaknya akan terus berupaya membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai pihak guna memastikan kebutuhan pembangunan daerah. “Setiap tahun ada anggaran Rp100 miliar untuk program revitalisasi jalan. Inilah yang akan kita perjuangkan agar Sumbawa bisa mendapatkan slot untuk penanganan ruas jalan yang rusak tersebut,” ujarnya. (ils)


