BerandaNTBLOMBOK BARATAda Korban KMP Putri Yasmin Tak Masuk Manifes, Satu dari Lima Korban...

Ada Korban KMP Putri Yasmin Tak Masuk Manifes, Satu dari Lima Korban Masih Hilang Diduga Pemilik Hotel Bintang Lima

- Advertisement -

Giri Menang (Suara NTB) – Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menerangkan data sementara total penumpang yang berhasil dievakuasi tim SAR sebanyak 212 orang penumpang, salah satunya orang di antaranya meninggal dunia. Sedangkan lima orang lainnya masih dalam proses pencarian.

Laporan lima orang yang masih hilang itu diakuinya diperoleh dari pihak keluarga yang melapor di posko layanan SAR. Seorang di antaranya suami dari korban selamat asal NTT yang sudah berhasil dievakuasi di hari pertama. Pihaknya akan memaksimalkan pencarian selama tujuh hari untuk terus menyisir perairan.

“Batas waktu tujuh hari, tetapi golden time itu tiga hari,” imbuhnya.

Menurutnya, dari lima penumpang itu, empat di antaranya tercatat di manifes dan satu tidak. Bahkan, ia membenarkan salah satunya merupakan seorang pemilik atau owner hotel berbintang di Bali dan tercatat di manifes.

Perluasan pencarian akan dilakukan pihaknya dari titik awal kecelakaan itu.

“Perluasan pencarian tetap disesuaikan dengan rencana operasi yang sudah disusun. Dari tadi malam, pagi hari, sampai sore hari ini diperluas ke arah kurang lebih 23 mil dari titik kejadian,” ujarnya.

Operasi SAR ini melibatkan sinergi dari berbagai pihak, antara lain Basarnas (Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar), Lanal Mataram, Polda NTB, KSOP Lembar, KKP Lembar, KP3 Lembar, RS Kota Mataram, RSUD Provinsi NTB, Dikes Lombok Barat, Jasa Raharja, SGI Air Bali, serta unsur SAR gabungan lainnya.

Hariyadi menambahkan, langkah paralel terus dilakukan baik melalui pergerakan alut di permukaan air maupun koordinasi dengan lalu lintas pelayaran di sekitar lokasi.

“Selain penyisiran langsung, kami juga menginstruksikan pemapelan kepada kapal-kapal yang melintas di Selat Lombok agar dapat memberikan bantuan awal atau segera menginformasikan ke posko apabila menemukan korban,” tegas Muhamad Hariyadi.

Dalam pencarian korban, pihaknya tidak melihat apakah tercatat di manifes maupun tidak. “Ketika kami menemukan korban, siapa pun yang tercatat di manifes maupun tidak tercatat adalah tanggung jawab kami untuk melakukan evakuasi,” terang Muhamad Hariyadi. (her)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO