BerandaNTBLOMBOK TENGAHWacana Pinjaman ke SMI, DPRD Loteng Beri “Lampu Hijau”

Wacana Pinjaman ke SMI, DPRD Loteng Beri “Lampu Hijau”

- Advertisement -

Praya (Suara NTB) – Rencana Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) mengajukan pinjaman ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) mendapat lampu hijau dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Loteng. Dengan catatan, arah penggunakan pinjamannya jelas, kondisi fiskal daerah juga memungkin dan tidak sampai mengganggu program pembangunan yang lain. Tidak kalah penting, prosesnya benar dan tidak melanggar aturan.


“Kalau niatnya baik dan (pinjaman) dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pembangunan dan masyarakat di daerah ini, maka tidak boleh kami melarangnya,” ujar Ketua DPRD Loteng, H. Lalu Ramdan, S.Ag., saat dikonfirmasi awak media di sela-sela kegiatan penghijauan di bukit 360 kawasan Sirkuit Internasional Mandalika, Jumat (14/8).


Diakuinya, perbaikan infrastruktur dasar terutama jalan memang menjadi isu yang cukup masif disuarakan oleh masyarakat di daerah ini. Pemerintah daerah dalam hal ini bukannya berdiam diri. Perbaikan jalan tetap dilakukan. Namun, belum terlalu tampak hasilnya, karena ruas jalan rusak masih cukup panjang. Di satu sisi anggaran daerah untuk perbaikan jalan masih terbatas jumlahnya.
“Perbaikan jalan oleh pemerintah daerah tetap ada dianggarkan. Tapi belum bisa mencakup semua jalan lantaran panjang jalan yang rusak masih cukup panjang,” sebutnya.


Karena itu, muncul wacana untuk meminjam demi membiayai percepatan perbaikan jalan. Bagi pihaknya, wacana tersebut patut didukung. Asalkan itu memang diniatkan untuk kebaikan masyarakat di daerah ini.


Hanya saja, lanjut politisi Partai Gerindra ini, rencana pinjaman tersebut masih sebatas wacana dari pemerintah daerah. DPRD Loteng sendiri sejauh ini juga belum memperoleh penjelasan dari pemerintah daerah secara resmi terkait rencana tersebut. Berapa yang akan dipinjam, di mana akan meminjam, skema pinjamanya seperti apa hingga peruntukan pinjamanya.


“Kita masih menunggu proposal dari pemerintah daerah terkait rencana pinjaman ini. Untuk nanti bisa dibahas bersama dengan DPRD Loteng. Karena kalau pemerintah daerah mau mengajukan pinjaman, tetap harus ada persetujuan dari DPRD. Tidak cukup hanya dengan persetujuan ketua DPRD saja,” imbuhnya.


Sebelumnya, Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri, S.I.P.,M.A.P., menyampaikan, saat ini Pemkab Loteng tengah mengkaji rencana pinjaman ke PT SMI senilai Rp200 miliar. Seluruh hasil pinjaman tersebut nantinya akan digunakan untuk menuntaskan perbaikan jalan kabupaten yang masih rusak di daerah ini. Harapannya, kualitas jalan kabupaten di Loteng bisa lebih baik lagi.


Diskusi dengan pihak terkait dalam hal ini terus dilakukan Pemkab Loteng. Baik dengan PT SMI selaku pihak yang rencananya akan memberikan pinjaman maupun dengan DPRD Loteng. Hal ini guna menentukan formulasi dan skema yang tepat terkait rencana pinjaman tersebut. (kir)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO