BerandaEKONOMIRotan Ketak Bale Rattan Menembus Pasar Amerika

Rotan Ketak Bale Rattan Menembus Pasar Amerika

- Advertisement -

Mataram (Suara NTB) – Produk kerajinan rotan dan ketak asal Lombok membuka jalan ke pasar Amerika Serikat. Bale Ratan Lombok, UMKM kerajinan asal Lombok, terpilih mewakili Indonesia dalam ajang pameran di New York, Amerika Serikat, bersama dua UMKM lainnya dari Yogyakarta.


Pemilik Bale Rattan Lombok, Hartawaludin menyatakan keikutsertaannya ke New York adalah hasil kurasi Bank Indonesia bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di New York. Dari sekitar 15-20 UMKM yang diseleksi dari berbagai daerah di Indonesia, hanya tiga UMKM yang akhirnya dipilih untuk mewakili Indonesia, termasuk dia.


“Yang dinilai salah satunya sustainable product, ramah lingkungan, kemudian apakah produknya bisa masuk pasar Amerika. Kami kebetulan bergerak di home decor berbahan rotan dan ketak,” katanya, Selasa, 18 Agustus 2026.


Produk yang dibawa ke New York antara lain kotak tisu, nampan, hiasan dinding, lampu rotan, tas, hingga placemat. Karakter produk yang mengedepankan bahan alami dan proses kerajinan tangan menjadi salah satu kekuatan untuk menyasar pasar luar negeri.


Pameran berlangsung selama tiga hari. Seluruh biaya keikutsertaan ditanggung melalui dukungan Bank Indonesia, baik Bank Indonesia pusat maupun Kantor Perwakilan Bank Indonesia NTB.


Kesempatan tampil di New York pada pameran Shoppe Object tanggal 2-4 Agustus 2026 menurutnya tidak berhenti pada promosi. Sejumlah calon pembeli dari Amerika langsung menunjukkan ketertarikan dan melakukan trial order.


Beberapa produk yang dipesan di antaranya tas, placemat, nampan, serta kotak tisu berbahan rotan. Nilai transaksi awal berkisar 500 hingga 1.000 dolar AS untuk masing-masing calon pembeli.


“Kalau ditotal untuk transaksi awal kurang lebih Rp20 juta sampai Rp25 juta. Ini baru permulaan. Kami masih terus berkomunikasi dan negosiasi dengan buyer yang kami temui di Amerika,” ujarnya.


Menurut Hartawaludin, sebagian calon pembeli merupakan pemilik butik dan toko yang tertarik menempatkan produk Bale Ratan di gerai mereka. Karena itu, transaksi yang terjadi saat pameran dinilai bukan sekadar penjualan, tetapi pintu masuk untuk menguji respons pasar Amerika terhadap produk kerajinan Lombok.


Bale Ratan kini membidik transaksi yang lebih besar. Dari komunikasi yang masih berjalan dengan sejumlah calon pembeli, Hartawaludin berharap dapat memperoleh pesanan hingga satu-dua kontainer.


“Targetnya mudah-mudahan dari buyer yang sudah kami kontak bisa deal satu atau dua kontainer,” katanya.


Keikutsertaan di New York menjadi bagian dari upaya Bale Ratan memperluas pasar ekspor. Sebelumnya, dukungan promosi juga pernah membuka akses ke Inggris dan Hungaria, meski dalam kesempatan tersebut produk yang diberangkatkan lebih dahulu. (bul)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN











VIDEO