BerandaNTBKOTA BIMAKebutuhan Operasional Dipastikan Terpenuhi

Kebutuhan Operasional Dipastikan Terpenuhi

- Advertisement -

Kota Bima (Suara NTB) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima memastikan kebutuhan operasional hingga akhir 2026, dipastikan dapat terpenuhi setelah adanya tambahan transfer ke daerah dari pemerintah pusat. Sebagian tambahan anggaran tersebut akan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan rutin operasional DLH.

Kepala DLH Kota Bima, Syahrial Nuryadin mengatakan tambahan TKD tersebut menjadi solusi atas keterbatasan anggaran yang sebelumnya hanya tersedia hingga Agustus 2026. Pemanfaatannya akan dibahas lebih lanjut oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Sudah ada solusinya, kita ada tambahan TKD dari pusat ke daerah, sebagian untuk pemenuhan kebutuhan rutin operasional DLH,” kata Syahrial saat dikonfirmasi, Rabu (19/8).

Menurut Syahrial, pembahasan bersama TAPD akan menentukan pemanfaatan tambahan anggaran tersebut. Namun, ia memastikan kebutuhan operasional rutin DLH diupayakan dapat terpenuhi hingga akhir tahun.

“Nanti akan dibahas oleh tim TAPD. Intinya, Insyaallah biaya operasional rutin akan terpenuhi,” ujarnya.

Sebelumnya, Syahrial mengungkapkan anggaran DLH untuk kebutuhan bahan bakar minyak (BBM), operasional, dan gaji pegawai baru tersedia hingga Agustus. Kondisi tersebut membuat pembiayaan untuk September hingga Desember belum memiliki kepastian.

Keterbatasan tersebut sebelumnya menjadi tantangan bagi DLH dalam menjaga keberlangsungan pelayanan kebersihan masyarakat. Dengan adanya tambahan TKD, kebutuhan operasional rutin kini mendapat ruang pembiayaan hingga penghujung tahun.

Tambahan ruang fiskal tersebut berkaitan dengan penerimaan DBH kurang bayar yang diterima Pemkot Bima. Sebelumnya, pemerintah pusat telah mentransfer DBH kurang bayar sebesar Rp56,37 miliar ke Kas Daerah Kota Bima pada 7 Agustus 2026.

Dana sebesar Rp56.375.862.000 tersebut merupakan penyaluran kurang bayar DBH sampai dengan Tahun Anggaran 2024 berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 198 Tahun 2026.

Syahrial berharap dukungan anggaran tersebut dapat menjaga pelayanan kebersihan tetap berjalan tanpa terkendala pembiayaan operasional hingga akhir tahun. (hir)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN











VIDEO