BerandaNTBKOTA MATARAMSensus Ekonomi 2026 di Mataram Capai 100 Persen

Sensus Ekonomi 2026 di Mataram Capai 100 Persen

- Advertisement -


Mataram (Suara NTB) –Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Mataram mencatat cakupan pendataan dan verifikasi lapangan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Mataram telah mencapai 100 persen. Meski target awal telah terpenuhi, BPS masih memaksimalkan pendataan di lapangan hingga 31 Agustus 2026.


Kepala BPS Kota Mataram Mohammad Reza Nugraha Kusumowinoto mengatakan, secara akumulatif target awal pendataan mencakup sekitar 120.000 keluarga dan 60.000 unit usaha yang tersebar di seluruh wilayah Kota Mataram.


“Capaian verifikasi target awal telah menyentuh angka 100 persen, tetapi kami terus memaksimalkan pendataan hingga 31 Agustus 2026,” ujar Reza di Mataram, Kamis (26/8).


Ia menjelaskan, perpanjangan waktu tersebut dilakukan untuk memetakan dinamika usaha yang terjadi di lapangan. Dinamika tersebut antara lain munculnya usaha baru, perpindahan lokasi usaha, hingga usaha yang sudah tidak lagi beroperasi.


Menurut Reza, seluruh perubahan tersebut tetap perlu dicatat agar cakupan Sensus Ekonomi 2026 semakin optimal dan mampu menggambarkan kondisi perekonomian Kota Mataram secara lebih akurat.


Dalam proses pendataan, BPS memastikan seluruh elemen masyarakat dan pejabat daerah di Kota Mataram telah menjadi bagian dari pendataan. Termasuk Wali Kota Mataram yang juga telah disensus.


Reza menegaskan, seluruh data yang dikumpulkan dari masyarakat maupun pelaku usaha bersifat rahasia dan mendapatkan perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku.


Setelah pendataan lapangan berakhir pada 31 Agustus 2026, BPS Kota Mataram akan melanjutkan proses pembersihan (cleaning) dan validasi data. Tahapan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 15 September 2026.
“Proses itu bertujuan untuk memeriksa kembali serta mengoreksi jika terdapat anomali data sebelum hasil akhir disahkan,” jelasnya.


Reza mengatakan, hasil Sensus Ekonomi 2026 nantinya akan disajikan dalam bentuk data agregat dan publikasi resmi. Data tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran terkini mengenai struktur ekonomi Kota Mataram, menyusun peta direktori perusahaan, serta menyediakan basis data populasi usaha berdasarkan lapangan dan skala usaha.


Hasil sensus tersebut, lanjutnya, tidak hanya menjadi landasan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan dan investasi, tetapi juga dapat dimanfaatkan masyarakat luas untuk melihat potensi ekonomi daerah.
“Sensus ini tidak hanya bertujuan memotret kondisi perekonomian terkini, tetapi juga menjadi landasan penting dalam mendorong investasi dan pembangunan daerah,” katanya.


Ia menambahkan, data yang dihasilkan Sensus Ekonomi 2026 nantinya dapat menjadi dasar dalam penyusunan berbagai kebijakan dan perencanaan pembangunan, sekaligus menjadi basis informasi mengenai aktivitas ekonomi di Kota Mataram.

“Data yang dihasilkan juga dapat menjadi basis informasi kegiatan ekonomi di daerah,” pungkasnya. (pan)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN









VIDEO