BerandaEKONOMIBI NTB Fasilitasi Penukaran Ulang, bagi Korban Kebakaran Desa Adat Sade

BI NTB Fasilitasi Penukaran Ulang, bagi Korban Kebakaran Desa Adat Sade

- Advertisement -

Praya (Suara NTB) – Musibah kebakaran yang melanda Desa Adat Sade, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), tidak hanya menghanguskan bangunan dan harta benda warga. Sebagian uang tunai milik warga juga ikut terbakar dan mengalami kerusakan.


Namun, uang yang sempat dianggap tidak lagi bernilai itu ternyata masih bisa diselamatkan. Salah seorang warga Desa Adat Sade, Warman, dapat menukarkan uang miliknya yang sebagian terbakar senilai Rp7.676.000 melalui layanan Bank Indonesia (BI).


Uang tersebut sebelumnya bahkan sempat hendak dibuang karena mengalami kerusakan akibat terbakar. Setelah mendapat penjelasan mengenai ketentuan penukaran uang rusak dari Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB, Hario K Pamungkas, Warman kemudian membawa uang tersebut untuk diperiksa melalui layanan Kas Keliling BI.


Petugas melakukan pemeriksaan dan pengukuran terhadap kondisi fisik uang sesuai ketentuan yang berlaku. Hasilnya, uang tersebut memenuhi persyaratan untuk mendapatkan penggantian sehingga Warman memperoleh penukaran sebesar Rp7.676.000.


Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB, Hario K. Pamungkas, mengatakan layanan penukaran diberikan sebagai bagian dari upaya BI membantu masyarakat terdampak kebakaran sekaligus memastikan uang yang rusak akibat musibah tetap dapat ditukarkan apabila memenuhi persyaratan.


BI memberikan penggantian terhadap uang tidak layak edar, baik uang lusuh, uang cacat maupun uang rusak, sepanjang memenuhi ketentuan yang berlaku.


Untuk uang kertas, penggantian dapat diberikan apabila kondisi fisiknya masih lebih dari dua pertiga ukuran aslinya. Sementara uang logam yang rusak dapat ditukarkan apabila kondisi fisiknya masih lebih dari setengah ukuran aslinya.


Karena itu, BI mengimbau warga Desa Adat Sade lainnya yang masih menyimpan uang yang terbakar untuk tidak langsung membuangnya. Warga dapat menghubungi Bank Indonesia untuk mendapatkan pemeriksaan dan memastikan apakah uang tersebut masih memenuhi ketentuan untuk ditukarkan.


Selain memberikan layanan penukaran uang rusak, BI NTB juga menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak kebakaran Desa Adat Sade, Rabu (26/8).


Bantuan diserahkan langsung Hario K. Pamungkas bersama jajaran BI NTB dan diterima perangkat dusun setempat, Sanah.


Bantuan yang disalurkan berupa sembako, alas tidur, dan pakaian layak pakai untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat setelah kehilangan sebagian harta benda akibat kebakaran.


Hario mengatakan perhatian BI tidak hanya diwujudkan melalui bantuan kemanusiaan, tetapi juga dengan melihat kebutuhan pemulihan masyarakat dan kawasan adat Sade setelah musibah.


Menurutnya, pemulihan kawasan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan kembali bangunan yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas ekonomi dan kehidupannya secara normal.


Melalui bantuan kemanusiaan dan layanan penukaran uang rusak tersebut, BI berharap dapat meringankan beban warga sekaligus mendukung percepatan pemulihan masyarakat dan kawasan Desa Adat Sade pascakebakaran. (bul)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN









VIDEO