Giri Menang (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Pemkab Lobar) didesak menangani akses jalan kabupaten yang ada di Dusun Telaga Lebur, Kecamatan Sekotong, Lobar. Pasalnya, jalan yang menghubungkan sejumlah dusun di wilayah Sekotong Tengah dengan desa tetangga itu kondisinya rusak parah. Badan jalan hancur akibat dilanda bencana beberapa tahun lalu.
Pantauan media di lokasi jalan itu, badan jalan itu nyaris tidak berbentuk karena rusak parah. Lubang hampir memenuhi badan jalan tersebut. Ditambah air dari irigasi bendungan meluber ke jalan tersebut sehingga kerap kali menjadi nyaris berubah seperti sungai.
Anggota DPRD Lobar Dapil Sekotong-Lembar, H. Suherman mengatakan bahwa saat ini akses jalan di depan Pasar Sekotong yang rusak parah sedang dikerjakan dengan anggaran Rp1,6 miliar hanya mampu menangani sekitar 500 meter.
“Kalau anggaran Rp1,6 miliar itu cuma sampai seberapa itu, sedangkan jalan rusak itu ada hampir 3 kilometer sampai Telaga Lebur. Belum lagi jalan lingkar tembus ke kantor desa yang butuh penanganan,” kata politisi Nasdem itu Senin (31/8/2026).
Penanganan jalan depan pasar itu pun perlu dilanjutkan tahun depan ke akses jalan Telaga Lebur yang berada satu ruas jalan. Selain itu, jalan lingkar menuju kantor desa juga butuh perbaikan mendesak.
Untuk itu ia pun mendorong Pemkab untuk mengalokasikan anggaran penanganan jalan tersebut pada APBD murni tahun 2027. Pihaknya menyuarakan pada pembahasan APBD murni yang segera dibahas dengan eksekutif, agar anggaran penanganan jalan itu bisa masuk. “Nanti kami sampaikan di komisi III karena itu liding sektornya, kami minta supaya dianggarkan tahun depan,” tegasnya.
Jalan ini mendesak ditangani, karena kondisinya yang rusak menghambat aktivitas masyarakat, baik sektor ekonomi ke pasar, ke sekolah maupun puskesmas serta kegiatan lainnya. Terlebih lagi akses jalan ini satu-satunya jalur penghubung ke dusun yang ada dibagian perbukitan.
Pihaknya berharap pada Pemkab dalam hal ini Wabup Lobar, Hj. Nurul Adha untuk mengatensi penanganan jalan ini. Karena sesuai dengan jargon Sejahtera dari Desa, perlu dibuktikan dengan penanganan kebutuhan rakyat di desa. (her)


