Dompu (Suara NTB) – Kodim 1614/Dompu kembali mengusulkan pembangunan tiga jembatan ke Mabes TNI Angkatan Darat (AD). Ketiganya jembatan itu berada di Sungai Boti, Desa Bara, Kecamatan Woja; Desa Daha, Kecamatan Hu’u; dan Desa Banggo, Kecamatan Manggelewa.
“Tiga lokasi ini kita ajukan ke Mabes AD untuk dibangunkan jembatan,” ungkap Dandim 1614/Dompu, Letkol Czi Dedi Tri Sulistyo, SIP., Senin (7/9).
Dedi mengatakan, jembatan yang diusulkan akan menggunakan konstruksi beton dan ARMCO. Selain relatif mudah dikerjakan, konstruksi tersebut dinilai lebih tahan lama sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Usulan ini melanjutkan keberhasilan Kodim 1614/Dompu membangun tiga jembatan sebelumnya, yakni satu jembatan gantung di Desa Nowa, Kecamatan Woja, serta dua jembatan ARMCO di Desa Woko, Kecamatan Pajo, yang seluruhnya telah diresmikan.
Menurut Dedi, pembangunan jembatan menjadi wujud kehadiran pemerintah sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Masyarakat sekitar juga akan dilibatkan dalam proses pengerjaan.
Khusus di Desa Banggo, jembatan yang diusulkan berada di ujung jalan usaha tani hasil program TMMD. Jalan di Dusun Mustika tersebut memiliki panjang 300 meter dan lebar lima meter. “Di Banggo itu di ujung jalan yang kita buka saat TMMD. Itu akan sangat membantu mobilitas warga setempat,” ujarnya. (ula)



