BerandaEKONOMIKendalikan Emosi Saat Berkendara untuk Cegah Kecelakaan

Kendalikan Emosi Saat Berkendara untuk Cegah Kecelakaan

Mataram (Suara NTB) – Keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan kemampuan mengendalikan sepeda motor, tetapi juga kemampuan mengendalikan emosi. Pengendara yang mudah terpancing dapat mengambil keputusan berisiko dan meningkatkan peluang kecelakaan.

Safety Riding Instructor Astra Motor NTB, Satria Wiman Jaya, mengatakan berbagai situasi di jalan, seperti disalip, dipotong, dibunyikan klakson, atau kendaraan lain berpindah jalur secara tiba-tiba, bisa memancing emosi.

“Menang dalam perselisihan di jalan tidak memberikan manfaat apabila justru meningkatkan risiko kecelakaan. Prioritas utama pengendara adalah keselamatan dan memastikan sampai di tujuan dengan selamat,” ujar Satria.

Menurutnya, pengendara memang tidak bisa mengendalikan perilaku pengguna jalan lain. Namun, pengendara bisa mengendalikan respons terhadap situasi yang dihadapi.

Satria menyarankan pengendara tidak langsung bereaksi ketika terpancing emosi. Hindari mengejar kendaraan, membalas klakson, atau melakukan manuver agresif.

Pengendara juga perlu mengurangi kecepatan dan menjaga jarak dengan kendaraan di depan. Dengan demikian, tersedia waktu untuk berpikir dan mengantisipasi kondisi lalu lintas.

“Ketika emosi meningkat, jangan mengambil keputusan yang tidak perlu. Kita bisa memilih untuk tidak membalas, tidak mengejar, dan tidak memaksakan diri,” jelasnya.

Jika emosi sudah sulit dikendalikan, pengendara disarankan berhenti di tempat yang aman untuk menenangkan diri sebelum melanjutkan perjalanan.

Satria menambahkan, pengendalian emosi juga penting bagi pengendara muda. Meski seseorang sudah berusia 17 tahun dan memenuhi syarat memperoleh SIM C, hal itu tidak otomatis menunjukkan kematangan emosional dalam berkendara.

“Keselamatan berkendara perlu dibangun melalui edukasi, pengalaman, disiplin, dan kebiasaan mengambil keputusan secara aman,” katanya.(bul)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN








VIDEO