BerandaNTBLOMBOK BARATKekeringan Meluas, Lobar Salurkan 873 Ribu Liter Air Secara Mandiri

Kekeringan Meluas, Lobar Salurkan 873 Ribu Liter Air Secara Mandiri

Giri Menang (Suara NTB) – Kekeringan di Lombok Barat (Lobar) terus meluas. Hingga kini, daerah terdampak meluas ke 63 dusun di 17 desa dan enam kecamatan. Pemkab Lombok Barat mengerahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, BUMD bersama untuk menyalurkan air secara mandiri kepada warga yang terdampak kekeringan. Penyaluran air mencapai 873 ribu liter dengan 170 kali pengiriman atau pendistribusian.


Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Lobar, Ramadan Harianto melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lombok Barat, Toni Hidayat, menyebut wilayah yang terdampak kekeringan kian meluas hingga ke enam kecamatan, 17 desa, dan 63 dusun.


“Kekeringan semakin meluas, dan permintaan air bersih dari warga sangat-sangat banyak sekali,” kata Toni, dikonfirmasi Selasa (8/9/2026).


Atas dasar itulah, menjadi pertimbangan dilakukan kenaikan status dari siaga menjadi darurat bencana kekeringan. Bahkan dari hasil rapat koordinasi dengan stakeholder termasuk BMKG pada hari Jumat (4/9/2026), menyampaikan hasil perkiraan cuaca puncak kekeringan terjadi pada awal September hingga Oktober. Namun, tidak menutup kemungkinan lebih panjang lagi hingga bulan November.


Dengan peningkatan status ini tentu pelayanan distribusi air ke warga lebih maksimal lagi dilakukan, karena bisa dibiayai operasionalnya dari BTT. Kondisi saat ini, intensitas desa yang meminta pendistribusian air sangat tinggi.


Pihaknya pun berupaya memaksimalkan pelayanan dengan turun sesuai jadwal yang telah disusun. Kendati dalam penanganan kekeringan selama ini dilakukan secara mandiri. Itu dilakukan hampir tiga bulan dari Juli sampai Agustus, semenjak status siaga dari tanggal 23 Juni dan berakhir tanggal 31 Agustus 2026. Selanjutnya dinaikkan status ke darurat bencana kekeringan.


“Selama ini kami lakukan (distribusi) secara mandiri dengan OPD, mitra dan stakeholder,” ujarnya.


Hingga saat ini pihaknya bersama mitra sudah menyalurkan air mencapai 873.300 liter atau sekitar 174 tangki yang disalurkan pada masyarakat terdampak kekeringan. Pihaknya turun menyalurkan air bersama OPD, Damkar, Satpol PP, kecamatan, PDAM, PMI dan pihak terkait. Pembiayaan operasionalnya pun dilakukan oleh masing-masing mitra.


Pihaknya pun menyampaikan apresiasi pada segenap pihak yang telah membantu dalam penanganan pendistribusian air bersih. Pada status darurat ini pihaknya akan lebih memaksimalkan koordinasi dengan mitra untuk membantu pendistribusian air. (her)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN








VIDEO